Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

KESEHATAN

Nakes Puncak Mulai di Vaksin Covid-10

badge-check


					Nakes  Puncak Mulai di Vaksin Covid-10 Perbesar

ILAGA IP , – Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas kesehatan (Dikes), mulai melakukan vaksinasi covid-19, Vaksinasi dilakukan pertama kali bagi tenaga kesehatan Kabupaten Puncak, vaksinasi berlangsung di dua lokasi yakni di kantor Dinas kesehatan Kabupaten Puncak Ilaga  dan di Puskemas Gome, Kamis,25 Februari, Puncak sendiri mendapatkan 600 dosis Vaksin Covid-19 yang telah tiba di ilaga, sejak pekan lalu.

Pada hari pertama , sebanyak 28 orang,dengan rincian 8 orang terima vaksin tahap ke-II,yang sebelumnya sudah menerima vaksin tahap pertama saat mereka mengikuti pelatihan vaksinator,sementara 20 orang lainnya,menerima suntikan vaksin tahap I ,sesuai dengan rencana 14 hari ke depan, nantinya 20 orang lainnya,akan mendapatkan vaksin tahap ke II.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Sugiman,S,STP mengatakan vaksinasi tahap pertama sesuai dengan ajuran pemerintah,terlebih dahulu diberikan kepada para tenaga kesehatan,karena mereka bersentuhan langsung dengan pasien,nantinya setelah tenaga keehatan, dilajutkan kepada ASN dan TNI Polri di Kabupaten Puncak, selanjutnya baru masyarakat.

“Untuk ASN dan masyarakat,saya himbau agar jangan takut untuk divaksin, terutama mereka yang sudah sehat melalui pemeriksaan dokter,sebab tidak akan terjadi apa-apa,buktinya saya sendiri sudah alami, setelah saya dan beberapa teman tenaga kesehatan sudah divaksinasi, kami tidak ada gejala yang sigifikan, hanya rasa mengantuk dan lapar itu saja,”ungkapnya.

Sementara itu, Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dikes Kabupaten Puncak Aprilina H Begal,S,KM,mengatakan jumlah tenaga medis di delapan puskemas induk di Kabupaten Puncak  sebanyak 269 orang,mereka ini sudah terentri dalam sistem,yang siap divaksinasi tahap pertama, nantinya vaksin ini akan disalurkan lagi ke Distrik Sinak dan beoga,doufo, yang merupakan puskemas indu, Puskemas induk inilah, yang nantinya menkaver tenaga-tenaga kesehatan, yang tersebar dibeberapa  distrik lainnya.

“Tentunya vaksin ini bagi mereka yang sehat, artinya ada 16 syarat yang harus dipenuhi,baru seseorang itu bisa dinyatakan untuk diberikan vaksin,”tambahnya.(Diskominfo Puncak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua

9 Juni 2026 - 16:34 WIB

RSUP Jayapura dan Laboratorium Medis CITO Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Papua

4 Juni 2026 - 17:06 WIB

RSUP Jayapura dan PT Taspen Perkuat Kerja Sama Pelayanan Kesehatan bagi ASN di Papua

4 Juni 2026 - 17:03 WIB

RSUP Jayapura Terus Berupaya Transformasi Layanan Kesehatan

29 Mei 2026 - 17:27 WIB

Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

8 Mei 2026 - 21:46 WIB

Trending di KESEHATAN