Menu

Mode Gelap
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Berhasil Diamankan Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Anggota KKB Kepala Air Terkait Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Proses Evakuasi Speed Boat dan Satu Penumpangnya Telah Selesai, Operasi SAR Diusulkan Tutup Patroli Humanis Ops Damai Cartenz 2026 Perkuat Stabilitas Keamanan di Distrik Kiwirok Speed Boat 85 PK Bermuatan Buah Apel dari Timika tujuan Asmat Hilang Kontak

POLITIK

Ketua AKNEP Papua : Keberlangsungan Otsus Harus Di Lanjutkan

badge-check


					Ketua Asosiasi Koperasi Nelayan Provinsi Papua (AKNEPP) Salmon Patai, SH/Foto-Ist. Perbesar

Ketua Asosiasi Koperasi Nelayan Provinsi Papua (AKNEPP) Salmon Patai, SH/Foto-Ist.

JAYAPURA,- Ketua Asosiasi Koperasi Nelayan Provinsi Papua (AKNEPP) Salmon Patai, SH mengatakan keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) harus dilanjutkan.

“Untuk Otsus kita tetap akan memberikan dukungan. Karena yang bilang otsus gagal itu bukan otsusnya tetapi para pelaku,” ujar Salmon Patai SH, kepada pers, Jumat, (06/11/2020).

Menurutnya mereka yang mempunyai kewenangan dan memberikan proteksi terhadap otsus itu yang tidak dilakukan. Sehingga banyak orang menilai bahwa otsus itu gagal.

“Saya sebagai ketua himpunan nelayan Papua. Mendukung otsus itu berkelanjutan tapi saya mempunyai catatan kalau bisa itu ada proteksi khusus, kami punya kantor nelayan,”tukasnya.

Lanjutnya proteksi kepada kami nelayan itu harus lebih sehingga nelayan ini mempunyai kantor koperasi yang ada di seluruh papua bisa berjalan dengan baik.

“Harus ada pelatihan-pelatihan baru,setiap tahun dalam teknologi supaya ada peningkatan-peningkatan. Agar nelayan bisa mengembangkan hasil tangkapannya ke setiap Kabupaten/Kota bahkan ke Bali, Jakarta, Surabaya, Makasar hingga ke luar negeri,” terangnya.

Sebenarnya otsus kita sudah rasakan tetapi, sejak saya menjadi ketua sejak 2003-2005 itu berjalan dengan sangat baik.

“Otsus pertama sudah berjalana baik karena bantuan dana otsus langsung menyentuh kami nelayan lokal. Seiring berjalannya waktu otsus tdk berjalan baik karena dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang punya kepentingan sehingga nelayan lokal tidak lagi merasakan otsus,” akunya.

Untuk itu agar otsus dapat berjalan baik kedepan kami harapkan ada evaluasi dr pemerintah terhadap dinas terkait yg menyentuh kami para nelayan agar dana otsus yg diturunkan, dapat menyentuh para nelayan lokal yang sekarag berjumlah 6.000 orang.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua BMP Papua: Kedaulatan Rakyat Ada di Tangan Rakyat, Pilkada Harus Langsung!

17 Januari 2026 - 15:19 WIB

Terkait Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan, Pakar Politik Nilai Adanya Disharmoni

31 Oktober 2025 - 11:51 WIB

Momen Harmonis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Mimika

29 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Kita Jaga Sitkamtibmas, Pemerintahan Provinsi Papua Baru Berjalan

24 Oktober 2025 - 16:24 WIB

Pernyataan Lengkap BTM-CK Terkait Kekalahan di Pilgub Papua

17 Oktober 2025 - 21:46 WIB

Trending di BERITA UTAMA