Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

KOTA JAYAPURA

Tak Lakukan PSBB, Kota Jayapura Perketat Pengawasan Prokes

badge-check


					Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat evaluasi covid 19, di Kantor Walikota Kamis (14/01/2021)/Foto-Ist. Perbesar

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat evaluasi covid 19, di Kantor Walikota Kamis (14/01/2021)/Foto-Ist.

JAYAPURA IP ,- Pemerintah Kota Jayapura memilih untuk tidak melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maupun memperpanjang adaptasi kebiasaan baru, namun akan memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktivitas masyarakat.

Walikota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano MM, mengatakan Kota Jayapura tidak melalukan PSBB, namun akan memperketat pengawasan hukum maupun memperketat pengawasan dilapangan, baik itu ditempat ibadah, rekreasi dan juga ditempat perekonomian seperti di Mall maupun pertokoan.

“Pembatasan aktifitas masyarakat dan perekonomian akan dimulai dari pukul 06.00 – 22.00 WIT, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat kota jayapura dan para pelaku usaha kalau sudah jam 22.00 tidak adalagi aktifitas tanpa alasan apapun,” ujar  Walikota kepada wartawan usai memimpin rapat evaluasi covid 19, di Kantor Walikota Kamis (14/01/2021).

Pria yang akrab di sapa  BTM ini menuturkan,selain perketat pengawasan dilapangan, kita juga akan lakukan patroli dimalam hari yang dilakukan oleh tim gabungan yakni Satpol PP, Pomdam, Kepolisian, Pomal. “Tim gabungan ini akan masuk berpatroli  sampai di gang -gang, karena laporan dari masyarakat masih ada orang prang yang berkerumun sampai jam – jam kecil,”  tegasnya.

Ia mengaku terkait dengan aktifitas untuk melibatkan orang banyak diwilayah kota jayapura, sperti kegiatan dihotel kita batasi maksimal 100 orang dan harus ada izin dari Satgas Covid maupun Kepolisian. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kota tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUP Jayapura dan PT Taspen Perkuat Kerja Sama Pelayanan Kesehatan bagi ASN di Papua

4 Juni 2026 - 17:03 WIB

Pesan Gubernur Papua Saat Melantik BPP Ikemal : Perkuat Solidaritas

31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Satgas Humas Ops Damai Cartenz Bagikan Bingkisan Natal kepada Anak-anak di Jayapura

24 Desember 2025 - 12:57 WIB

Tokoh Agama Papua Tekankan Peran Masyarakat Jaga Kedamaian di Bulan Desember

20 Desember 2025 - 22:39 WIB

Senyum Hangat Bripka Victor dan Brigpol Ita Ciptakan Keakraban di Jayapura

28 Januari 2025 - 13:18 WIB

Trending di KOTA JAYAPURA