Menu

Mode Gelap
Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan* Sekjen BMP RI Serukan Penegakan Hukum yang Tegas atas Insiden Pembakaran Pesawat di Yahukimo Aktivis Pemuda Papua Dorong Dialog dan Penegakan Hukum Berjalan Beriringan di Papua Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Persipura Musim 2026-2027 Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026

BERITA UTAMA

Alasan OPM Bakar Dua BTS Palapa Ring Timur di Puncak

badge-check


					 Base Transceiver Station (BTS)  yang telah ludes di bakar KKB/Foto-Ist. Perbesar

Base Transceiver Station (BTS) yang telah ludes di bakar KKB/Foto-Ist.

JAYAPURA IP, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksinya  di Kabupaten Puncak Papua, dengan membakar fasilitas umum yakni Base Transceiver Station (BTS) dibakar, yang pada Desember 2020 lalu baru saja diresmikan oleh Pemerintah.

 Akibat ulah KKB ini  jaringan di Ilaga  Ibu Kota Kabupaten Puncak putus total, padahal warga baru saja merasakan jaringan 4G Telkomlsek pada Desember lalu.

Adapun Dua BTS yang dibakar yakni, BTS 4 yang terletak di perbukitan Pingeli, Distrik Omukia dan BTS 5 yang terletak di perbukitan wilayah Muara Distrik Mabuggi, Kabupaten Puncak.

Kapolres Puncak, AKBP Dicky Hermansyah Saragih yang dikonfirmasi via seluler, Senin (11/1/2021)  membenarkan adanya  kejadian  pembakaran tersebut. Kapolres mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (7/1) lalu.

” Ya benar ada pembakaran dua BTS, yakni BTS 4 dan BTS 5. Dari laporan warga kejadian terjadi pada Kamis (7/1) lalu,” ujar Kapolres.

Kapolres  mengakui  kejadian pembakaran baru diketahui pada Sabtu (9/1) setelah pihak Palapa Ring Timur melakukan pengecekan menggunakan Helly Cooper karena kedua BTS tidak memancarkan sinyal.

“Dari hasil pengecekan yang dilakukan kedua BTS ditemukan dalam keadaan terbakar sehingga pembangkit daya ke tower tidak terkoneksi dan link radio ke Telkom maupun Telkomsel terputus,” ungkap kapolres.

” Akibat pembakaran dua BTS tersebut, jaringan 4G Telkom Ilaga terputus  serta link palapa ring Sugapa-Ilaga-Mulia Terputus,” tambahnya.

Terkait dengan , pelaku pembakaran, Kapolres mengaku jika pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) . ” Pelaku dari pok KKB, tapi belum di ketahui dari kelompok siapa dan tujuannya apa? Jadi masih kita dalami,” ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara TPN-OPM, Seby Sambon yang dikonfirmasi via seluler dari Jayapura mengakui bahwa pihaknya yang membakar ke 2 BTS tersebut dengan alasan OPM tidak membutuhkan fasilitas dari Pemerintah Indonesiai.  

“Betul kami (TPN-OPM)  yang melakukan pembakaran, karena TPN-OPM tidak membutuhkan fasilitas Indonesia,” tegas Sambon yang kini berada di Port Moresby  Papua Nugini.

Terpisah Bupati Puncak  Willem Wandik, Sementara Bupati Puncak, dihubungi melalui sambungan telepon menyesalkan aksi pengrusakan dua BTS tersebut.Jaringan telekomunikasi dikatakannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat Puncak untuk membuka keterisolasian mereka.

“Saya sangat sayangkan karena ini prosesnya tidak cepat, kita sudah ajukan dua – tiga tahun baru akhirnya terealisasi,” kata Willem.

Setelah ini, sambung Willem, Kementerian Komunikasi dan Informatika diminta untuk mencari lokasi yang lebih aman bila akan membangun BTS lagi di Puncak. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan*

18 Juli 2026 - 10:35 WIB

Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira

16 Juli 2026 - 10:42 WIB

Owen Rahadiyan Mundur Sebagai Manager Persipura

15 Juli 2026 - 06:49 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Hasil Visum Pillot Pesawat AMA Asal AS Ditemukan Luka Tembak Pada Bagian Pipi

4 Juli 2026 - 08:53 WIB

Trending di BERITA UTAMA