Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

EKONOMI

Harga BBM di Asmat Kini Sama Dengan di Jawa

badge-check


					Harga BBM di Asmat Kini Sama Dengan di Jawa Perbesar

JAYAPURA IP,- PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali meresmikan lembaga penyalur Satu Harga. BBM satu harga didirikan di Asmat dengan tiga titik.

Adapun tiga titik yang diresmikan pada Selasa (22/9) lalu adalah SPBU Kompak 3T yang dimaksud dengan 3T yaitu singkatan dari Terdepan, Terluar dan Terpencil di Kabupaten Asmat, Papua 86.997.12, Kampung Mamugu, Distrik Sawa , 86.997.13, Kampung Sagare, Distrik Awyu dan 86.997.14, kampung Yamas, Distrik Joerat. Program ini merupakan bagian dari program BBM Satu Harga di wilayah Papua dan Maluku Utara.

Peresmian yang dilakukan langsung oleh Bapak Bupati Asmat Elisa Masa Kambu dengan menyampaikan, ”Pemerintah mengucapkan Terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pertamina atas upaya penyediaan energi hingga ke wilayah pelosok secara merata dengan harga yang terjangkau dalam program SPBU Kompak 3T” ujar Elisa.

Sementara itu ditempat terpisah Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region VIII, Edi Mangun menyampaikandengan demikian dari target tahun 2020 sebanyak 13 titik di wilayah Papua, sudah dilakukan pengoprasian sebanyak 3 titik.”Insya Allah titik lainnya segera menyusul dalam waktu dekat dan target 2020 optimis tercapai dan juga dapat membawa dampak positif di bidang ekonomi dan sosial bagi masyarakat,”ujarnya

Penambahan SPBU 3T di Kabupaten Asmat akan sangat membantu perekonomian masyarakat apalagi dengan harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp 6.450 per liter dan solar Rp. 5.150 per liter yang sebelumnya dengan kisaran harga Rp 20.000 sampai Rp 50.000 per liternya. Besar harapannya agar keberadaan Lembaga Penyalur BBM 1 Harga ini bisa bermanfaat dalam memacu peningkatan ekonomi masyarakat.

Dengan beroperasinya lembaga penyalur tersebut, Pertamina berharap adanya dukungan oleh berbagai pihak terkait, seperti Kementerian ESDM, BPH Migas, pemerintah daerah, aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan dan peran aktif masyarakat agar BBM 1 Harga dapat berjalan dengan tepat sasaran sehingga bisa dirasakan manfaatnya
bagi masyarakat. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial

12 Juni 2026 - 20:17 WIB

Gandeng Pemkot dan APH , Pertamina Gelar Sidak Lintas Sektoral Antisipasi Penyalahgunaan BBM Subsidi di Jayapura

11 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

10 Juni 2026 - 20:02 WIB

Wajah Pengurus FKDK BPDSI Wilayah Timur Periode 2026–2029

4 Juni 2026 - 16:07 WIB

FKDK BPDSI WilTim Serahkan Dami Buku “Terompet Dari Timur: BPD Regional Champion 2045

4 Juni 2026 - 08:16 WIB

Trending di EKONOMI