Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

PAPUA BARAT

Wagub Harap RSUD Dok II Segera Fungsikan UGD

badge-check


					Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat memberikan keterangan usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Hotel Swisbel, Senin (29/6/2020)./ Foto-redaksi Perbesar

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat memberikan keterangan usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Hotel Swisbel, Senin (29/6/2020)./ Foto-redaksi

JAYAPURA IP,- Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal  menegaskan kepada pihak RSUD  Dok II , untuk segera mengoperasionalkan bangunan 4 lantai untuk Unit Gawat Darurat, sehingga bisa menangangi pasien yang lainnya dan tidak hanya terfokus untuk Covid-19.

“RS Dok II dalam dua minggu ini harus segera buka UGD yang baru, itu bangunan 4 lantai harus segera di fungsikan agar bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Hotel Swisbel, Senin (29/6/2020).

Dikatakan, penanganan pasien Covid-19 di RSUD Dok II, diharapkan tidak mengganggu pelayanan untuk pasien umum. Artinya, bagi pasien Covid-19 yang hanya berstatus OTG atau yang tidak bersifat sakit darurat, jangan lagi di rawat di RS.

“Pasien ini kalau bisa isolasi mandiri, atau rawat di tempat isolasi yang telah disediakan oleh pemerintah,” kata Klemen.

Sementara terkait pelayanan Covid-19, kata Klemen Tinal, seluruh rumah sakit di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura semuanya melayani pasien Covid-19, dengan persentase kecil, dibanding pasien umum.

“ Tapi meski melayani Pasien Covid-19, RS ini juga wajib melayani pasien umum, sebab RS rujukan di Jayapura untuk Covid-19 hanya RSUD Abepura,” jelas Klemen.

Namun demikian, kata Klemen, setiap RS memiliki prosedurnya masing-masing. Ia mencontohkan RS di wilayah Jayapura ada beberapa RS milik Swasta, sehingga ada opersional serta managementnya sendiri-sendiri.

“Jadi pemerintah juga berharap, agar komunikasi dan bekerjasama terus ditingkatkan, agar pelayanan kemanusiaan juga berjalan baik,” jelas Klemen.  (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bawa Golkar Jadi Pemenang di Papua Barat , Waterpauw Kian Mulus Calon Gubernur

15 Maret 2024 - 08:40 WIB

Usai Lantik Paulus Waterpauw, Airlangga Hartarto Kembali ke Jakarta

27 November 2023 - 10:46 WIB

Golkar Umumkan Nama Bacagub 2024, Ada Nama Paulus Waterpauw

21 November 2023 - 23:32 WIB

Apresiasi Kinerja Selama Jadi Ketua PKK, Ketua Umum PKK Cerita Tentang Ibu Negara Iriana Jokowi Yang Hafal Nama Roma Megawanty

1 November 2023 - 14:31 WIB

Paulus Waterpauw dan Papua Barat

27 Oktober 2023 - 23:06 WIB

Trending di BERITA UTAMA