Menu

Mode Gelap
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura Satgas Operasi Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Distrik Sinak untuk Jaga Kondusivitas Wilayah Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis Tegas dan Terukur, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Kembali Menangkap dan Melumpuhkan Anggota KKB di Yahukimo Tokoh Papua Nilai Program Kemanusiaan Satgas Damai Cartenz Perkuat Kepercayaan Masyarakat Bukan Cuma Angkat Senjata, Peran Ganda Satgas Damai Cartenz 2026 Dipuji Tokoh Papua

PERISTIWA

Makam Anak Izaac Samuel Kijne Direnovasi

badge-check


					Kepala Distrik Yapen Selatan Agustinus Burumi mewakili keluarga besar dari lima hak pemilik ulayat adat saat melakukan peletakan batu pertama pengrehapan pembangunan pemugaran makam dari almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijne anak dari almarhum Pdt. Izaac Samuel Kijne seorang penginjil di Tanah Papua/Foto-redaksi Perbesar

Kepala Distrik Yapen Selatan Agustinus Burumi mewakili keluarga besar dari lima hak pemilik ulayat adat saat melakukan peletakan batu pertama pengrehapan pembangunan pemugaran makam dari almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijne anak dari almarhum Pdt. Izaac Samuel Kijne seorang penginjil di Tanah Papua/Foto-redaksi

SERUI IP, – Makam almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijne anak dari almarhum Pdt. Izaac Samuel Kijne seorang penginjil, yang berada di pemakaman umum Newi Serui, kembali direnovasi oleh sejumlah warga yang tergabung dalam komunitas peduli anak almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijne.

Terakhir makam almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijn direnovasi oleh almarhum Jhon Orota sebagai mantan ketua koordinator Persekutuan Anak muda ( PAM ) tingkat Klasis Yapen Selatan bersama para anggota PAM, PAR Gereja GKI Petra Kodim Serui, dan PAM GKI Yedidya Serui, beberapa tahun lalu.

Proses awal pengrehapan pembangunan pemugaran makam ini di tandai dengan ibadah doa syukur dan prosesi peletakan batu pertama yang di lakukan oleh beberapa pihak yaitu pihak adat juga sebagai keluarga dari lima hak pemilik ulayat adat, Gereja, dan Pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama ini, panitia pembangunan pemugaran makam almarhum Veiling In Jezuz Armen Hugo Kijne, pihak Klasis Yapen Selatan, Beberapa Kepala Dinas yang sebagai pengarah, Kepala Distrik Yapen Selatan, Lurah Serui Kota dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Charles Gomar dalam hal ini Sekretaris Panitia Prillia Y. Uruwaya dalam menyampaikan laporannya mengatakan, apa yang di lakukan ini adalah inisiatif selaku anak Tuhan untuk yang ada di Papua terlebih di Kabupaten Kepulauan Yapen.

“inilah janji iman selaku anak Tuhan, ini semua adalah inisiatif kita untuk melakukan pengrehapan, panitia terbentuk bukan dari sekelompok orang melainkan lahir dengan sendirinya sebagai anak Tuhan”.tandad Prillia. Minggu sore, (20/12/2020).

Prillia juga mengucapkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak-pihak tanpa terkecuali yang mana pembangunan pengrehapan yang di rencanakan akan di resmikan pada tanggal 5 Februari 2021, telah memberikan berbagai sumbangan-sumbangan guna dapat mengerjakan pengrehapan makam tersebut.

“atas nama panitia, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak hatinya untuk memberikan berbagai dukungan baik moril maupun material, semua kebaikan itu akan di balas oleh Tuhan”.

Mewakili Ketua Klasis Yapen Selatan, Ibu Pdt. S. Payai juga menyampaikan ucapan terima kasih baik pemerintah maupun seluruh pihak-pihak yang telah memberikan berbagai dukungan-dukungan dalam pekerjaan pengrepanan makam tersebut.

“semoga pekerjaan ini, menjadi berkat di kemudian hari, bagi seluruh manusia khususnya bagi warga jemaat dalam menghayati arti pekabaran injil di tanah papua yang telah di kerjakan oleh para pendahulu gereja yaitu keluarga almarhum Pdt. Izaac Samuel Kijne”.

Sementara itu Kepala Distrik Yapen Selatan Agustinus Burumi mewakili keluarga besar dari lima hak pemilik ulayat adat.”kami dari orang tarau khususnya, merasa bersyukur karena makamnya di yapen khususnya di tanah kami”.tandas Agustinus Burumi.

Dengan di lakukannya pengrehapan ini, di harapkan pula bagi seluruh umat Tuhan khususnya Nasrani, dapat bersama-sama melihat pusara ini sebagai anak dari penginjil di Tanah Papua.(Eman Betta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proses Evakuasi Speed Boat dan Satu Penumpangnya Telah Selesai, Operasi SAR Diusulkan Tutup

7 Juni 2026 - 08:13 WIB

Speed Boat 85 PK Bermuatan Buah Apel dari Timika tujuan Asmat Hilang Kontak

5 Juni 2026 - 23:50 WIB

Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Jaga Stabilitas Keamanan Kota Dekai, Yahukimo

2 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Pererat Hubungan dengan Warga di Pasar Baru Sugapa, Intan Jaya

16 September 2025 - 15:39 WIB

Sarmi Diguncang Gempa Magnitudo Terasa Hingga Jayapura

13 Agustus 2025 - 08:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA