RAGAM  

Mengenal Sosok AKBP. Untung Sangaji, Polisi Yang Gencar Tingkatkan Ekonomi Warga Papua

banner 468x60

Merauke Infopapua.id,- Tegas, lugas dan berjiwa sosial, itu yang ditunjukan Ajun Komisaris Besar Polisi Untung Sangaji sejak di percayakan sebagai Kepala Kepolisian Resort Merauke Sejak 13 Oktober 2020.

Pendekatan secara sosial kepada masyarakat di ujung timur indonesia, membuat Untung Sangaji selalu dekat dengan masyarakat.

banner 325x300

Lulusan Sepa 1995 yang mempunya banyak pengalaman di Kepolisian Air (polair) baru-baru ini mendapat penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM melalui Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Merauke karena turut membantu menangkap Narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan.

Ada beberapa hal yang paling tidak di sukai Untung Sangaji dalam menjalankan tugasnya, yakni tindakan kriminal terhadap perempuan, tindakan kriminal terhadap anak serta berbeda ideologi.

” saya paling tidak suka adanya kekerasa terhadap perempuan, apalagi kekerasan terhadap anak. Saya paling tidak suka, itu pelaku saya minta di proses secara hukum.,” tegas Untung Sangaji

Walau terlihat sedikit garang, rupanya untung sangaji mempunyai hati yang humanis.
Sebagai Kapolres Merauke, bersosialisasi dengan warga di merauke terus di lakukan. Bahkan, bisa di bilang hampir setiap hari dirinya terjun langsung menemuai masyarakat akar rumput. Memberikan bantuan sembako, dan mengelar diskusi terkait situasi keamanan di merauke.

Cara yang di lakukan Untung Sangaji ini boleh di bilang ampuh, berbagai informasi dari masyarakat terus di dapat. Sehingga berbagai kasus dapat di ungkap kepolisian, Misalkan, adanya dugaan jual beli senjata api, rencana penggalan PON Papua di merauke oleh kelompok yang diduga teroris, dan sejumlah kasus lainya.

” ya senua itu berjalan lancar dan aman, karena berkat informasi masyarakat. Kita di merauke sampai saat ini aman,” tegas Untung Sangaji.

KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM EKONOMI KREATIF

Sejak menjalankan tugas sebagai kapolres merauke, Untung Sangaji membuka ruang aktifitas kepada masyarakat. Bahkan ruang aktifitas itu di gelar di halaman polres Merauke. Disitu, ada home industri (Industri rumahan) yang melibatkan sebagian mama-mama papua.

Sebagian masyarakat dari latar belakang tidak mampu ini, di latih untuk membuat, kancing baju dari batok kelapa. Lalu membuat minyak kelapa, pembuatan batako dari limbah kelapa sawit, serta pengembagan budi daya ikan bandeng.

Dari berbagai pelatihan di bidang ekonomi kreatif itu, hasilnya, sebagian masyarakat sudah bisa mandiri.

” kita sudah ciptakan Home Industri bagi 6 suku asli papua. ada 175 orang yang dilatih mengelola limbah dan hasilnya ini semua tengah berjalan,”ungkapnya.

Tidak hanya menciptakan ekonomi kreatif, untung sangaji juga melakukan terobosan besar. Dimana, dia sendiri telah membeli tanah seluas 40 hektar di wilayah distrik tanah miring. Tanah ini, rencana akan di bangun kawasan perumahan, untuk anggota polisi, masyarakat kurang papua yang kurang mampu, dan jurnalis

” tanahnya sudah saya bayar, saat ini sedang dalam pembuatan jalan masuk. Mudah-mudahan bisa selesai cepatnya sebelum saya di pindahkan,” ujarnya.

Untung Sangaji berharap dirinya bisa mengakhiri karir kepolisianya di Kabupaten Merauke, karena ada hal besar yang belum dia lakukan kepada masyarakat.

” masih banyak yang belum saya lakukan untuk masyarakat. Saya ingin melihat masyarakat, khususnya asli papua bisa mandiri dan bersaing dengan saudara-saudara yang lain dalam bidang ekonomi,” ujarnya.

Untung Sangaji mengaku, apa yang dilakukan selalu di laporkan, baik kepada presiden, mentri, kapolri maupun kapoldà papua.

” jadi apa yang saya lakukan untuk masyarakat semuanya saya laporkan ke pimpinan tertinggi saya,” ujarnya. (Abdel Syah)

Foto : Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji menerima piagam dari kemnertian Hukum dan HAM melalui lembaga pemasyarakatan merauke

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *