Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

RAGAM

Disbudpar Tolikara Gelar Lomba Seni Budaya Tingkat Pelajar

badge-check


					Disbudpar Tolikara Gelar Lomba Seni Budaya Tingkat Pelajar Perbesar

Tolikara Infopapua.id,- Guna menjaga, melestarikan dan memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal pada generasi penerus, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tolikara menggelar lomba seni dan budaya tingkat pelajar, yang diikuti oleh 75 orang peserta, berlangsung di Distrik Kuari, Kabupaten Tolikara

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tolikara saulus narek mengatakan, pelestarian nilai nilai budaya adalah sebuah keharusan, terutama bagi generasi penerus bangsa di Kabupaten Tolikara, hal ini penting dilakukan agar berbagai nilai nilai kebudayaan tersebut bisa terus lestari dimasa yang akan datang.

“Pelestarian nilai-nilai budaya adalah sebuah kewajiban yang harus terus dilaksanakan, untuk itu melalui lomba ini, saya harap generasi muda di Kabupaten Tolikara bisa tetap mengetahui berbagai pengetahuan tentang kesenian, kerajinan dan berbagai teknik menganyam yang menjadi kebudayaan mereka sehari hari,” ungkap Saulus Narek , Senin (08/11/2021).

Ditambahkan, pada pelaksanaan lomba seni dan budaya tingkat pelajar kali ini, para peserta akan mengikuti tiga mata lomba, yaitu lomba membuat Sali, menganyam Noken dan lomba membuat panah dan kapak batu.

“Peserta ada 75 orang, yang dibagi dalam 15 kelompok campuran antara siswa SD dan SMP Negeri Kuari, tiap kelompok ada lima orang yang mempertandingkan tiga mata lomba, untuk kelompok putri adalah lomba membuat sali dan lomba menganyam noken, sementara kelompok putra adalah lomba membuat panah dan kapak batu ungkap Saulus narek ‘

Adapun kriteria penjurian meliputi kualitas bahan yang disiapkan, hasil pekerjaan, ketepatan waktu dan kekompakan. Untuk pemenang diberikan hadiah berupa piala dan uang pembinaan serta sertifikat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tolikara. (al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga

11 Juli 2026 - 15:46 WIB

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika

10 Juli 2026 - 18:22 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura

8 Juli 2026 - 18:04 WIB

Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

7 Juli 2026 - 17:25 WIB

Trending di RAGAM