Menu

Mode Gelap
Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Wadan Yon HSSBI KKB Kodap XVI di Yahukimo, Sejumlah Amunisi dan Senjata Tajam Diamankan Satgas Damai Cartenz Hadir di Tengah Warga Muara Puncak Jaya Lewat Patroli Jalan Kaki Pangdam XVII/Cenderawasih Dampingi Wamendagri Tinjau Pengungsi Konflik Suku di Jayawijaya Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Operasi Damai Cartenz Komnas HAM Apresiasi Penghentian Pembangunan Dermaga Satrol di Areal Gereja GKI Pengharapan

POLITIK

Ahmad Doli : Penganti Klemen Tinal Harusnya Dari Golkar

badge-check


					Plt. Ketua DPD Partai Golkar/ Ist Perbesar

Plt. Ketua DPD Partai Golkar/ Ist


JAYAPURA Infopapua,- Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S, Si, MT menjelaskan, dua nama yang sudah diputuskan oleh DPP Golkar, yakni Jhon Tabo dan Komjen Pol Paulus Waterpauw sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Papua.

Dikatakan, penganti Alm Klemen Tinal sebagai Cawagub Papua, itu dari Partai Golkar. Karena sesuai dengan komitmen yang dibagun dari awal tahun 2013.

Dimana saat itu Lukas Enembe (Ketua DPD Demokrat) dan Klemen Tinal (Ketua DPD Golkar), mereka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, dan semua berjalan sukses juga mendapat dukungan dari masyarakat.

“Sehingga, gantinya Almarhum Klemen Tinal harusnya dari Partai Golkar, yang jelas Komjen Waterpauw, bukan kader dari Partai Golkar,” tandasnya kepada wartawan usai membuka kegiatan vaksinasi massal di depan kantor Golkar Provinsi Papua, Jalan Percetakan, Kota Jayapura, Sabtu (07/08

Menurutnya,dengan diputuskan dua nama tersebut, DDP sudah memikirkan secara matang untuk “Kepentingan Negara”, Papua dan juga untuk kepentingan Partai Golkar sendiri.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau, berdasarkan amanat AD/ART organisasi Partai, kita selaku bawahan harus dan wajib mengamankan kebijakan apapun yang diputuskan oleh DPP, Golkar mempunyai mekanisme sendiri dalam proses penetapan atau pengisian calon kepala daerah, baik itu reguler (menghadapi Pilkada), atau PAW di tengah jalan.

Dengan munculnya dua nama yang diputuskan oleh DPP Golkar, dalam bursa pencalonan Cawagub Papua, itu berdasarkan aspirasi dari tokoh masyarakat, bahkan dari tokoh maupun kader Golkar sendiri, kata Kurnia Tandjung.

Terkait dua nama yang sampai hari ini masih dipertahankan oleh Partai Golkar dalam bursa pencalonan Wagub Papua, sedangkan Partai koalisi Papua bangkit jilid II hanya memintah satu nama.

Kurnia Tandjung mengatakan, Golkar tetap mencalonkan dua nama, kenapa demikian karena tidak ada dalam aturan. Kalaupun nanti DPP Golkar putuskan hanya satu nama, kami akan sampaikan ke publik,” pungkasnya.(al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua BMP Papua: Kedaulatan Rakyat Ada di Tangan Rakyat, Pilkada Harus Langsung!

17 Januari 2026 - 15:19 WIB

Terkait Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan, Pakar Politik Nilai Adanya Disharmoni

31 Oktober 2025 - 11:51 WIB

Momen Harmonis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Mimika

29 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Kita Jaga Sitkamtibmas, Pemerintahan Provinsi Papua Baru Berjalan

24 Oktober 2025 - 16:24 WIB

Pernyataan Lengkap BTM-CK Terkait Kekalahan di Pilgub Papua

17 Oktober 2025 - 21:46 WIB

Trending di BERITA UTAMA