Menu

Mode Gelap
Patroli Gabungan Polres Nabire dan Satgas Damai Cartenz Perkuat Pengamanan Wilayah Banyak Membantu, Warga Minta BPN Sediakan Layanan Lebih Banyak Lagi di PELATARAN Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Ilaga Perkuat Rasa Aman Masyarakat Papua Tengah Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun untuk Pemerintah Daerah di Papua Tengah dari Bagian Keuntungan Bersih 2025 Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

BERITA UTAMA

Kapolda Geram Ada Wanita Jadi Korban Rodapaksa Saat Aksi Demo di Nabire

badge-check


					Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. [Foto Dok Redaksi] Perbesar

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. [Foto Dok Redaksi]

JAYAPURA iNFOPAPUA.ID,- Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri membenarkan terjadinya pemerkosaan terhadap 2 wanita saat melintasi di lokasi unjuk rasa di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Pemerkosaan terjadi di Jalan Poros Wadio Nabire saat aksi massa Front Rakyat Peduli Hak Asasi Manusia Papua (FRPHAMP) menggelar unjuk rasa yang berujung ricuh.

“Kalau tidak mempercayai itu salah, dan memang benar bahwa kejadian sesungguhnya ada. Kita melihat konteks ini, saya minta maaf mau dia perempuan asing, perempuan jawa ada aturan hukum di tanah ini, dan di Indonesia yang harus dipatuhi oleh masyarakat,” kata Fakhiri.

Terkait kasus ini, Fakhiri mengaku telah mendapat laporan dari Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk. Di mana Ribka Haluk akan turun tangan langsung menyelesaikan persoalan ini.

“Sederhana saja, beliau sampaikan bahwa dirinya (Ribka Haluk) yang akan selesaikan masalah ini. Jadi berarti apa yang dilakukan adalah perbuatan bejat moral yang melakukan kekerasan terhadap wanita. Tidak malu kah laki-laki kalau yang menyelesaikan adalah seorang perempuan Papua,” singgungnya.

Tindakan asusila itu dilakukan pendemo terhadap 2 wanita yang melintas ketika massa dipukul mundur aparat kepolisian.Fakhiri geram dengan kejadian itu dan telah memerintahkan Kapolres Nabire, untuk menindak tegas para pelaku.

Ia menjelaskan bahwa aksi demo tersebut sengaja dilakukan dan disetting KNPB.Ia juga meminta setiap orang harusnya melindungi para Wanita, termasuk anak-anak.

“Siapapun dia, kalau dia perempuan dan anak harus dilindungi, harkat dan martabatnya harus dijaga,” tegas Fakhiri kepada wartawan usai acara syukuran renovasi rumah dinas Kapolda Papua di Dok V Atas, Kota Jayapura, Senin (8/4/2024) malam.

Ia juga menepis pernyataan-pernyataan yang mengatakan, jika tindakan pemerkosaan tersebut tak ada dan hanya berita bohong.

“Jadi, itu betul (terjadi) lakukan pemerkosaan, jadi bukan cerita bohong. Saya sudah minta kepada kapolres untuk cari dan tangkap, di manapun mereka, cari dan tangkap,” ungkapnya lagi.

Ia menyebutkankan seharusnya tak boleh mengatasnamakan demo dan lakukan hal yang tak terpuji tersebut.

“Demo-demo ini tujuannya apa, kan sudah ditangani oleh sahabat saya TNI. (Mereka) cari alasan saja dengan konteks lain, (jadi) berhenti dengan cara-cara seperti itu. Siapapun yang hidup di sini, harus kita lindungi,” jelasnya lagi.

Sebelumnya, sekelompok orang di Nabire, melakukan aksi demo.Mereka memprotes tindakan oknum TNI, yang menyiksa warga Papua di Kabupaten Puncak.Dalam aksi, massa memblokir jalan dengan membakar ban, tiang listrik, kayu dan batu.

Massa selanjutnya dipukul mundur aparat keamanan dari Polres Nabire. Saat dipukul mundur inilah, massa melakukan pemerkosaan terhadap dua wanita yang sedang melintas di daerah tersebut dengan sepeda motor. Korban dihentikan, disekap dan diperkosa. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe

9 Mei 2026 - 13:46 WIB

Satgas Ops Cartenz Dalami Jaringan KKB di Yahukimo, Satu Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan

5 Mei 2026 - 07:17 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai

30 April 2026 - 19:36 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

29 April 2026 - 09:09 WIB

Satreskrim Polres Biak Numfor Berhasil Temukan Motor Warga Yang Hilang di Kampung Sorido

28 April 2026 - 22:57 WIB

Trending di HUKRIM