Menu

Mode Gelap
Patroli Gabungan Polres Nabire dan Satgas Damai Cartenz Perkuat Pengamanan Wilayah Banyak Membantu, Warga Minta BPN Sediakan Layanan Lebih Banyak Lagi di PELATARAN Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Ilaga Perkuat Rasa Aman Masyarakat Papua Tengah Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun untuk Pemerintah Daerah di Papua Tengah dari Bagian Keuntungan Bersih 2025 Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

HUKRIM

Aparat Masih Siaga di Wamena, Polda Imbau Semua Pihak Menahan Diri

badge-check


					Aparat keamanan saat melakukan pengamanan di Wamena saat kerusuhan terjadi pada Kamis (23/2/2023. [Foto: Humas Polda Papua] Perbesar

Aparat keamanan saat melakukan pengamanan di Wamena saat kerusuhan terjadi pada Kamis (23/2/2023. [Foto: Humas Polda Papua]

WAMENA, INFOPAPUA.ID – Ratusan aparat keamanan masih disiagakan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pasca kerusuhan yang menimbulkan 10 korban meninggal dan 23 lainnya mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan aparat keamanan disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan masyarakat di Wamena.

Dia juga memastikan bahwa Polres Jayawijaya akan menindak tegas siapa saja yang bertanggung jawab terjadinya kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban di Wamena. Ia mengimbau agar semua pihak menahan diri dan mematuhi aturan hukum yang berlaku.

“Forkopimda saat ini sedang melakukan pertemuan untuk membahas penanganan akibat kejadian tersebut,” terangnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/2/2023).

Benny menjelaskan, penyerangan terhadap aparat terjadi saat melakukan negosiasi agar isu penculikan dapat diselesaikan dengan baik tetapi Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S Napitupulu bersama anggota.

Menurut Benny, aparat diserang menggunakan batu dan panah, sehingga anggota mengeluarkan tembakan peringatan dengan harapan massa tidak melakukan aksi penyerangan terhadap anggota.

“Massa yang semakin anarkis tersebut tidak mau mendengar himbauan aparat dan tidak mau membubarkan diri saat diberi tembakan peringatan bahkan menyerang aparat dengan panah,” ungkapnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe

9 Mei 2026 - 13:46 WIB

Satgas Ops Cartenz Dalami Jaringan KKB di Yahukimo, Satu Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan

5 Mei 2026 - 07:17 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai

30 April 2026 - 19:36 WIB

Satreskrim Polres Biak Numfor Berhasil Temukan Motor Warga Yang Hilang di Kampung Sorido

28 April 2026 - 22:57 WIB

Hendak Kabur Saat Ditangkap, Satu Anggota KKB Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz di Timika

27 April 2026 - 05:18 WIB

Trending di HUKRIM