HUKRIM  

Operasi Zebra Cartenz 2022, Polisi Tidak Lakukan Gakkum Secara Stasioner

banner 120x600
banner 468x60

JAYAPURA Infopapua.id – Operasi Zebra Cartenz 2022 mulai diberlakukan di Papua hari ini 3 Oktober sampai 16 Oktober 2022, atau selama 14 hari kedepan.

Dalam pelaksanaannya, aparat Kepolisian mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif , diprioritaskan kegiatan Dikmas Lantas, dan didukung Pola Gakkum Lantas secara elektronik dengan menggunakan ETLE Statis dan Mobile, teguran serta tidak diperkenankan melaksanakan Gakkum Lantas secara Stasioner.

banner 325x300

Pada Operasi Zebra Cartenz 2022, Polda Papua melibatkan sebanyak 381 personel yang terdiri dari 40 personel Polda Papua dan 341 Polres Jajaran.

Hal ini disampaikan Wakapolda Papua Brigjen Polisi Ramdani Hidayat, S.H saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Cartenz-2022 di Lapangan Apel Mako Brimob Polda Papua, Senin (3/10/2022).

Brigjen Ramdani mengatakan, berdasarkan data kecelakaan di tahun 2021 perlu kerja keras dan kerja sama seluruh stakeholder yang ada sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan angkat fatalitas korban kecelakaan serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Terdapat empat belas (14) prioritas Gakkum Lantas yaitu, pengemudi menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara dibawa umur, pengemudi yang berboncengan lebih dari satu, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan safety belt, pengemudi dalam pengaruh minuman keras, Melawan Arus, pengemudi melewati batas kecepatan, tidak menggunakan helm SNI, berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM, Kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi perlengkapan standar, Sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang, melanggar bahu jalan dan memasang rotator atau sirene bukan peruntukannya khusus pelat hitam” ujarnya.

Jenderal Bintang Satu ini pun menekankan dan arahan untuk dijadikan pedoman guna mendukung pelaksanaan tugas anggota yaitu menjaga stamina dan kesehatan mental, fisik selama pelaksaan operasi dan mematuhi prokes.

“Meningkatkan disiplin anggota Polantas dan terwujudya pelayanan Polantas yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ucap Brigjen Ramdani.

Selain itu, dirinya meminta agar anggota mengawal dan mengawasi betul masyarakat untuk terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas.

“Sebelum mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan terima kasih dan pengharagaan kepada seluruh personel TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pelaksaan Operasi Zebra Cartenz tahun 2022, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *