Menu

Mode Gelap
Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Wadan Yon HSSBI KKB Kodap XVI di Yahukimo, Sejumlah Amunisi dan Senjata Tajam Diamankan Satgas Damai Cartenz Hadir di Tengah Warga Muara Puncak Jaya Lewat Patroli Jalan Kaki Pangdam XVII/Cenderawasih Dampingi Wamendagri Tinjau Pengungsi Konflik Suku di Jayawijaya Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT Tokoh Muslim Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Operasi Damai Cartenz Komnas HAM Apresiasi Penghentian Pembangunan Dermaga Satrol di Areal Gereja GKI Pengharapan

BERITA UTAMA

Tindaklanjuti Laporan Warga, Gubernur Waterpauw Sambangi SD Inpres Pulau Soop

badge-check


					Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn). Drs. Paulus Waterpauw. M.Si saat melakukan pertemuan dengan para guru SD dan SMP di Pulau Soop/ redaksi. Perbesar

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn). Drs. Paulus Waterpauw. M.Si saat melakukan pertemuan dengan para guru SD dan SMP di Pulau Soop/ redaksi.

SORONG Infopapua.id ,- Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) .Drs.Paulus Waterpauw.M.Si meninjau sekolah SD dan SMP di pulau  Soop Kota Sorong, Kamis 4 Agustus 2022.

Kedatangan Gubernur Waterpauw adalah untuk mengecek secara langsung kondisi sekolah serta guru- guru, menyusul beredarnya vidio protes dari warga tentang para guru yang tidak bertugas kendati telah mendapat bantuan sped boad dari pemerintah.

“Kedatangan saya adalah untuk mengkonfirmasi adanya vidio yang firal tentang aksi protes dari warga tentang guru yang tidak melaksanakan tugas kendati telah mendapatkan tugas,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Kepala sekoh Dasar , Bartje Yapen mengaku, vidio tersebut tidaklah benar, sebab selama ini para guru selalu melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah seperti biasa.

“Kami tetap melakukan aktivitas dengan baik, tidak seperti di vidio, jadi vidio tersebut tidak lah benar, selama ini kami para guru tetap melakukan aktivitas,” ungkapnya

Bartje mengaku, di pulau Soop terdapat dua sekolah yakni, SD Inpres Soop dan SMP Negeri 9 Kota Sorong, namun SMP masih menggunakan gedung milik SD,  sebab SMP baru dibuka sejak tahun ajaran 2022 pada bulan Juli lalu.

Mereka juga memiliki sejumlah kendala mulai dari air bersih hingga ketersediaan listrik yang hanya menyala pada malam hari, sementara aktivitas sekolah dilakukan dilakukan siang hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Juli Atmini mengaku dulunya SD Pulau Soop masuk dalam kawasan desa tertingal, namun oleh Kementrian Desa Tertingal  telah dihapus sehingga guru tidak mendapatkan tunjangan pedalaman.

Menyikapi aspirasi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, Gubernur Waterpauw berharap Dinas Pendidikan dapat bertindak tegas bari guru yang menolak ditempatkan di Pulau Soop sebab mereka adalah abdi Negara yang harus melayani masyarakat.

“Dinas pendidikan harus tegas, guru adalah abdi negara  yang bertugas unutk melayani masyarakat, jangan sampai nanti ada yang tidak bertugas namun tetap terima gaji, itu makan gaji buta namanya,” tandas Waterpauw.

Gubernur Waterpauw juga berharap para guru agar tetap melaksanakan tugas dengan baik meski ditengah sejumlah keterbatasan dengan mencotohkan para guru jaman dulu yang bertugas tanpa pamrih meski banyak kekurangan dan kendala.

Gubernur Waterpauw juga langsung menjawab permintaan dari pihak sekolah terkait dengan listrik serta kebutuhan alat tulis kantor, dengan menghadirkan mesin genset untuk listrik dan dua unit laptop untuk kebutuhan sekolah SD dan SMP.

Dalam kesempatan itu Waterpauw juga meninjau gedung dan fasilitas yang dimiliki oleh sekolah. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Wadan Yon HSSBI KKB Kodap XVI di Yahukimo, Sejumlah Amunisi dan Senjata Tajam Diamankan

20 Mei 2026 - 16:24 WIB

DPR Dukung Langkah Perbaikan Stadion Lukas Enembe

13 Mei 2026 - 17:33 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

29 April 2026 - 09:09 WIB

Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan di Yahukimo, Pelaku Diburu dan Terancam Hukuman Berat

28 April 2026 - 02:18 WIB

1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua dalam NKRI

27 April 2026 - 13:08 WIB

Trending di BERITA UTAMA