Suksesi PON dan Peparnas di Papua Jadi Ajang Kebangkitan Olahraga Nasional

banner 468x60

Jayapurainfopapua.id, – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi menutup Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI/2021 Papua, di Stadion Mandala Kota Jayapura, Sabtu (13/11) malam.

Penutupan ditandai dengan ditekannya sirene oleh tiga atlet difabel tepat pukul 20.00 WIT, yang dimeriahkan tarian nusantara.

Presiden Joko Widodo saat menutup pelaksanaan Peparnas mengakui kinerja tuan rumah Provinsi Papua luar biasa, Papua tak hanya sukses menggelar PON namun juga Peparnas.
“Penyelenggaraan PON dan Peparnas luar biasa. Dukungan delegasi semua provinsi luar biasa,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, sportivitas dan prestasi para atlet juga luar biasa, Presiden juga menyampaikan selamat kepada Provinsi Papua atas semua prestasinya.

“Di Peparnas ini, Provinsi Papua juara umum. Peraih medali terbanyak. Selamat kepada Papua telah sukses sebagai tuan rumah PON dan Peparnas,” kata Presiden.

Presiden juga memberikan selamat kepada para atlet, utamanya atlet difabel Papua yang telah menunjukkan prestasinya.” Kesimpulannya, bukan hanya torang bisa tetapi torang hebat,” tegasnya.

Peparnas kata Presiden menyampaikan banyak pesan, menunjukkan bahwa kesulitan bukanlah halangan dengan konsistensi dan kerja keras segala kesulitan bisa kita atasi, bahkan berbagai prestasi bisa kita raih.

Melalui PON dan Peparnas di Papua ini, juga menunjukkan kebangkitan besar Olahraga Nasional. Kita juga merayakan keberagaman, menghormati kesetaraan dan bersama-sama kita meraih prestasi yang mengharumkan bangsa dan negara.

” Bukan hanya torang bisa tapi semua ini menunjukkan bahwa torang hebat, tegas presiden lagi,”

Sementata itu, Ketua umum sekaligus Gubernur Lukas Enembe mengatakan akan menjadikan Papua sebagai Provinsi Olahraga untuk pelaksanaan event Nasional maupun Internasional.

Selaku tuan rumah, Gubernur sangat bangga atas sportivitas yang sudah ditunjukan oleh seluruh kontingen yang berpartisipasi pada event tersebut.

“Saya juga bangga dengan para atlet Papua sesuai slogan kita torang bisa, barang apa jadi. Bukan cuma slogan namun kalian tunjukan dengan bukti sebagai juara umum,” katanya

Orang nomor satu di Papua itu mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa pemahaman terhadap saudara penyandang disabikitas bukanlahs sebuah kelamahan.

“Namun dari meraka kita belajar untuk selalu mensyukuri karunia Tuhan sehingga posisi kita sama dengan teman-teman difabel karena menunjukan hak-hak kesetaraan harus diperjuangakan,”   ujarnya.

Gubernur Lukas menjelaskan setelah event PON dan Peparnas, fasilitas olahraga yang dibangun dengan megah dan berstandar Internasional harus dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan wajib dipelihara dengan baik.

“Pengalaman kami
Sebagai tuan rumah PON dan Peparnas yang kita sukseskan bersama merupakan awal pemebelajaran kami sebagai Provinsi yang akan menjadi tujuan event olahraga nasional dan internasional,” jelasnya. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *