Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

HUKRIM

Kelompok Teroris Papua Hanya Berada di Zona Mini

badge-check


					Kelompok Teroris Papua Hanya Berada di Zona Mini Perbesar

JAYAPURA Infopapua,– Provinsi Papua adalah satu dari 34 provinsi di Indonesia, yang memiliki 28 kabupaten dan satu kota.

Sebagian besar masyarakat berpikir jika Papua hanyalah wilayah hutan dan rawan akan gangguan keamanan dari kelompok kriminal bersnjata atau KKB, yang oleh Pemerintah telah ditetapkan sebagai Kelompok teroris.

Hal ini membuat sebagian besar masyarakat selalu berpikir negatif akan keamanan Papua, jika ada gangguan keamanan dari kelompok teroris. Masyarakat pun mengait-mengaitkan jika Papua itu tidak aman. Padahal, tidak seperti itu.

Gangguan keamanan dari kelompok teroris hanya terjadi di kabupaten tertentu. Itu pun di wilayah pinggiran dekat dengan hutan dan gunung.

Kabupaten Puncak misalnya, di kabupaten ini beberapa waktu lalu terjadi teror dari kelompok teoris. Meski demikian, aktivitas masyarakat di Distrik Ilaga tetap berjalan seperti biasa.

Ini artinya bahwa teror tersebut hanya terjadi diwilayah tertentu dan tidak menyeluruh di Kabupaten Puncak.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Polisi M. Iqbal Alqudusy mengatakan, kelompok teroris hanya berada pada zona mini di Kabupaten Puncak, Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan
Kabupaten Nduga.

Artinya, meski berada di empat kabupaten tersebut, tapi kelompok teroris ini berada di wilayah tertentu.

TNI-Polri memastikan akan terus mengejar dan melakukan penegakan hukum terhadap kelompok teroris yang saat ini berada pada zona mini.

“Kami TNI-Polri akan tetap melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur kepada kelompok teroris yang berada di zona mini (Mimika, Intan Jaya, Nduga dan Ilaga/Puncak),” kata Kombes Iqbal, Senin (17/5/2051).

Bulan Oktober Provinsi Papua bakal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke menjadi klaster penyelenggara.

Di tengah isu keamanan antara TNI-Polri dan kelompok teroris membuat sebagian besar kontingen bertanya soal keamanan selama PON.

Dalam rapat chef de mission kedua di Jayapura pada 7-10 April, Gubernur Papua Lukas Enembe telah pastikan menjamin Papua aman, dengan dibackup aparat TNI-Polri.

Kombes Iqbal kembali menegaskan, Papua secara umum aman dan kondusif. Berbagai aksi teror dari kelompok teroris hanya di zona mini. Teror kelompok teroris itu jauh dari empat klaster penyelenggara PON.

“Secara umum Provinsi Papua aman dan kondusif,” tutur Kombes Iqbal.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Limpahkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan dan Penembakan ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya

7 Juli 2026 - 17:12 WIB

Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat AMA Diduga Dilakukan Oleh KKB Pimpinan Hembalingga

4 Juli 2026 - 08:22 WIB

Ayah Tiri Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Muara Tami,

2 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tokoh Masyarakat Mimika Apresiasi Pendekatan Humanis Ops Damai Cartenz di Momentum Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 00:13 WIB

Trending di HUKRIM