Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

HUKRIM

Tolak Aksi Terorisme, Ini Pernyataan Sikap FKUB Yapen

badge-check


					Susana dialog lintas Agama dan pembacaan pernyataan sikap FKUB Yapen pasca bom bunuh diri di depan Gereja katedral Makassar/Foto-Redaksi. Perbesar

Susana dialog lintas Agama dan pembacaan pernyataan sikap FKUB Yapen pasca bom bunuh diri di depan Gereja katedral Makassar/Foto-Redaksi.

SERUI IP, – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Yapen menggelar dialog lintas agama dengan tema rukun itu indah di rangkaikan pembacaan pernyataan sikap terhadap tindakan teroris bom bunuh diri oleh dua oknum di depan gereja katedral makassar, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Yapen ini di hadiri pula oleh para tokoh-tokoh lintas agama, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Papua dan pihak TNI Polri. Kamis (1/4/2021).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Amsal Yowei dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sangat penting di lakukan guna saling sharing dalam membicarakan suatu permasalahan untuk dapat di selesaikan termasuk dalam membahas pasca aksi bom bunuh diri di depan gereja katedral makassar serta ini merupakan tindak lanjut dari seruhan bapak Presiden RI Joko Widodo kepada Menteri Agama RI untuk para Kakanwil se Provinsi hingga kepada Kementerian Agama se Kota/Kabupaten bersama para tokoh lintas agama untuk melakukan pernyataan sikap menolak aksi terorisme.

“apa yang telah terjadi, di depan gereja katedral makassar adalah tindakan yang harus kita mewaspadai saat ini, jangan sampai tindakan keras yang di lakukan oleh oknum teroris itu, bukan hanya di luar papua namun harus lebih mewaspadai jangan sampai terjadi di papua”.

Sebagai Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Papua menambahkan, dengan situasi yang terjadi saat ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terhasut akan provokator isu-isu yang mau memecah bela antar umat beragama, apalagi saat ini umat nasrani sedang mempersiapkan diri menyambut perayaan paskah juga bagi umat muslim yang sedang menyiapkan diri menyambut bulan suci ramadhan.

“dengan adanya pertemuan ini dan pembacaan pernyataan sikap, guna mencegah tindakan teror, ini komitmen kita untuk tetap menjaga tali persaudaraan antar umat beragama”.

Adapun isi pernyataan sikap yang di bacakan oleh Ketua FKUB Yapen Pdt. Marthen Waromi yaitu :

  1. forum kerukunan umat beragama kabupaten kepulauan yapen mengutuk dengan keras tindakan terorisme bom bunuh diri di gereja katedral makassar pada tanggal 28 maret 2021.
  2. peristiwa teroris di depan gereja katedral tersebut dan dimanapun adalah tindakan kejahatan kemanusiaan yang tidak dibenarkan oleh agama apapun.
  3. mendorong TNI dan Polri untuk mengungkap kejahatan tersebut dengan cepat dan tuntas dan secara terbuka menjelaskan kepada masyarakat.
  4. agar radikalisme dan terorisme tidak berkembang di Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat diharapkan dapat memerankan diri sebagai perekat dan pemersatu umat masyarakat, ikut aktif menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif, tenang, damai dan penuh persaudaraan.
  5. para pimpinan agama di papua agar menghimbau kepada semua umat beragama di papua untuk jangan pernah takut dan kita lawan kebiadaban ini bersama-sama dan tetap tenang tidak terprovokasi serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah agama dan hukum yang berlaku.
  6. umat lintas agama bersama Polri agar dapat menjaga tempat-tempat ibadah terutama saat-saat sekarang ini menghadapi hari-hari keagamaan antara lain paskah dan puasa di bulan ramadhan.
  7. diminta seluruh umat beragama di Papua agar mewaspadai dan melaporkan kepada pihak-pihak yang berwajib bila ada gerakan-gerakan yang mencurigakan.
    (Eman Betta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

14 Juni 2026 - 18:19 WIB

Menembus Medan Puncak Jaya, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman bagi Warga

11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Pemuda Kampung Wonorejo Keerom Deklarasikan Bebas Narkoba, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkotika

10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Sinak, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat Puncak

10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kisah Cinta Berakhir Tragis di Kamar Kos, Polisi Dalami Motif

10 Juni 2026 - 08:07 WIB

Trending di BERITA UTAMA