Menu

Mode Gelap
Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan* Sekjen BMP RI Serukan Penegakan Hukum yang Tegas atas Insiden Pembakaran Pesawat di Yahukimo Aktivis Pemuda Papua Dorong Dialog dan Penegakan Hukum Berjalan Beriringan di Papua Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Persipura Musim 2026-2027 Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026

PENDIDIKAN

TNI Bantu Mengajar Sekolah di Perbatasan Papua

badge-check


					TNI Bantu Mengajar Sekolah di Perbatasan Papua Perbesar

KEEROM IP, – Satgas Yonif Mekanis 512/QY mengunjungi SD Impres di Kampung Ampas, Distrik Waris, Kabupaten Keerom untuk membantu guru sebagai tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar demi meningkatkan kualitas pendidikan di perbatasan Papua.

Meningkatkan taraf pendidikan di wilayah perbatasan merupakan salah satu kewajiban dari TNI, khususnya bagi anggota TNI yang sedang melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan (Pamtas).

Hal ini diungkapkan oleh Dansatgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya. Selasa (23/03/2021).

“Kami akan berupaya untuk membantu semaksimal mungkin sesuai dengan batas kemampuan kami, untuk meningkatkan taraf pendidikan di wilayah perbatsan yang menjadi tugas dan tanggung jawab kami, ucap Dansatgas.

“Seperti yang dilakukan oleh salah satu anggota kami Koptu Nuratmaji dari Pos Ampas yang mengunjungi SD Impres di Kampung Ampas” imbuhnya.

Rumbiak (44) menyampaikan bahwa senang ketika melihat anggota TNI yang memiliki cara mengajar unik, berbeda dari guru-guru yang lainya sehingga memberikan warna baru dan membuat anak-anak lebih semangat pada saat belajar.

“Saya senang dengan kedatangan anggota TNI dari Pos Ampas ini karena sudah membantu kami dalam proses belajar mengajar, anak-anak sangat senang dan antusias dalam proses belajar kali ini” ucap Rumbiak salah satu guru SD Impres.

“Saya melihat Bapak Atmaji memiliki cara yang berbeda, sehingga anak-anak merasa senang sekali sampai lupa waktu, bahkan pada saat jam pulang sekolah anak-anak masih semangat untuk belajar, saya merasa terharu melihat hal ini” imbuhnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut

10 Juli 2026 - 18:06 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura

25 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tak Bisa Sekolah Akibat Konflik, Anak-anak Distrik Tembagapura Kini Bisa Nikmati Pendidikan Setelah Sekolah Dibagun Polisi

17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Tepati Janji, Kapolda Rontini Bangun MCK Sekolah di Pulau Karaka

16 Juni 2026 - 11:54 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

4 Mei 2026 - 07:04 WIB

Trending di PENDIDIKAN