Menu

Mode Gelap
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Berhasil Diamankan Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Anggota KKB Kepala Air Terkait Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Proses Evakuasi Speed Boat dan Satu Penumpangnya Telah Selesai, Operasi SAR Diusulkan Tutup Patroli Humanis Ops Damai Cartenz 2026 Perkuat Stabilitas Keamanan di Distrik Kiwirok Speed Boat 85 PK Bermuatan Buah Apel dari Timika tujuan Asmat Hilang Kontak

HUKRIM

Kembali ke NKRI, Pentolan KKB Yapen Serahkan Dua Senpi Rakitan

badge-check


					Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Noak Orarei wilayah Distrik Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen, saat mencium bendera merah putih saat kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia/Foto-Redaksi Perbesar

Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Noak Orarei wilayah Distrik Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen, saat mencium bendera merah putih saat kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia/Foto-Redaksi

SERUI IP, – Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Noak Orarei wilayah Distrik Kosiwo di Kabupaten Kepulauan Yapen kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan melakukan menyatakan sikap setia kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan mengakui bendera Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, Orarei menyerahkan dua senjata rakitan laras pendek, beberapa butir amunisi, satu buah bendera bintang kejora dan satu pasang baju seragam loreng yang di serahkan secara langsung oleh Noak Orarei kepada Negara Republik Indonesia melalui pihak Polres Yapen.

Orarei di dampingi langsung oleh istri, saudaranya serta ibu kandung dari Noak Orarei, dalam pengakuanya kembali ke NKRI di Mako Polres Kepulauan Yapen. Rabu (17/3/2021)

“saya atas nama Noak Orarei bersama ini dengan niat tulus berjanji atas keinginan saya sendiri untuk kembali sebagai warga negara indonesia yang setia kepada pancasila dan undang-undang dasar 1945,” ujar Orarei tandas dirinya  dalam menyatakan sikap yang.

Sebagai mantan Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) wilayah distrik kosiwo, ia mengaku bahwa  apa yang ia dilakukan selama ini adalah hal yang salah, untuk itu Noak meminta kepada seluruh masyarakat di Papua khususnya di kabupaten kepulauan yapen yang masih memperjuangkan kemerdekaan Papua, agar segera mengikuti kenalnya untuk bergabung dengan NKRI.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.H., S.I.K mengatakan, selama ini Noak Orarei telah ikut berjuang dari Tahun 2014 samapai 2016 bergabung dengan panglimam KNKB bersenjata yang dimpimpin kaka kandungnya sendiri yaitu almarhum Rudi Orarei di Yapen dan meneruskan perjuangan perlawanan perlawanan meresahkan masyarakat bahkan sempat bergabung dengan kelompok KNPB lainnya di yapen juga.

“dirinya ( Noak Orarei ) melanjutkan perjuangan kalanya yang telah meninggal karena melakukan tindakan mengganggu keamanan maka di ambil tindakan tegas oleh pihak keamanandan karena almarhum melakukan perlawanan, dan dari tahun 2016 Noak Orarei hidupnya berpindah pindah serta mendirikan pos dikosiwo”.

Sebagai penegak hukum di wilayah kabupaten kepulauam yapen, Kapolres Yapen juga mengungkapkan akan terus melakukan pendekatan pendekatan dan mengajak kelompok-kelompok yang sampai saat ini masih diluar dari bingkai NKRI karena perjuangan seperti itu sudah tidak perlu lagi serta menyampaikan ucapan terima kasih untuk Noak Orarei beserta keluarganya yang dengan niat baik menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian.

“tentunya ini adalah hal yang sangat baik sekali, tidak ada tindakan hukum yang di berikan dari pihak kepolisian untunya ( Noak Orarei ) sesuai dengan undang-undang yang berlaku di NKRI, bahkan memberikan untuk memulai kehidupan yang baru di tengah-tengah masyarakat”.

Kapolres Yapen juga dengan tegas akan berupaya memperhatikan Noak Orarei karena dirinya juga adalah warga Negara Indonesia bahkan meminta agar pemerintah daerah turut serta melihat kebutuhan warganya. (EB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

7 Juni 2026 - 17:20 WIB

DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Berhasil Diamankan Satgas Ops Damai Cartenz 2026

7 Juni 2026 - 17:18 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Anggota KKB Kepala Air Terkait Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia

7 Juni 2026 - 12:17 WIB

Patroli Humanis Ops Damai Cartenz 2026 Perkuat Stabilitas Keamanan di Distrik Kiwirok

7 Juni 2026 - 08:11 WIB

Pemda dan Satgas Operasi Damai Cartenz Klarifikasi Isu Bom di Gereja Intan Jaya: Dipastikan Hanya Komponen Lonceng Gereja

5 Juni 2026 - 16:14 WIB

Trending di HUKRIM