Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

HUKRIM

Korps Brimob Kirim Enam Polwan Terbaik Kejar KKB

badge-check


					Enam Polwan khusus yang dikirim ke Papua untuk menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata/Foto-Ist. Perbesar

Enam Polwan khusus yang dikirim ke Papua untuk menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata/Foto-Ist.

JAYAPURA IP ,- Korps Brimob Polri baru saja mengirim enam Polisi Wanita (Polwan) dalam operasi di Nemangkawi, Papua. Keenam Polwan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi ini telah dilatih dan akan diuji ketangguhannya di Tanah Cenderawsih itu.

Pengiriman enam Polwan ini untuk menjaga tanah Papua dari ancaman Kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Enam Polwan juga akan bersinergi dengan anggota TNI.

Dilansir dari laman Instagram akun @sekolah_kedinasan, sambutan Jenderal Brimob saat melepas keenam personel Polwan begitu membakar semangat. Irjen Pol Anang Revandoko menegaskan, bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pada negara.

” Ada juga beberapa Polwan kita yang berangkat ke Papua. Polwan kita adalah Polwan Brimob. Ketika negara memanggil, dia siap. Kemudian Polwan kita adalah Polwan tangguh, kita buktikan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban negara terhadap Korps Brimob Polri,” tegas Irjen Pol Anang Revandoko.

Pengiriman enam polwan ini untuk menjaga tanah Papua dari ancaman Kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dream – Jenderal Brimob baru saja mengirim enam Polisi Wanita (Polwan) dalam operasi di Nemangkawi, Papua. Keenam Polwan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi ini telah dilatih dan akan diuji ketangguhannya di Tanah Cenderawsih itu.

Pengiriman enam Polwan ini untuk menjaga tanah Papua dari ancaman Kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Enam Polwan juga akan bersinergi dengan anggota TNI.

Dilansir dari laman Instagram akun @sekolah_kedinasan, sambutan Jenderal Brimob saat melepas keenam personel Polwan begitu membakar semangat. Irjen Pol Anang Revandoko menegaskan, bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pada negara.

” Ada juga beberapa Polwan kita yang berangkat ke Papua. Polwan kita adalah Polwan Brimob. Ketika negara memanggil, dia siap. Kemudian Polwan kita adalah Polwan tangguh, kita buktikan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban negara terhadap Korps Brimob Polri,” tegas Irjen Pol Anang Revandoko.

Ini menjadi salah satu peristiwa luar biasa, Polri mengirim Polwan dalam operasi yang menantang. Sebuah harapan besar bagi IPDA Listra untuk bisa menjalankan Operasi Nemangkawi bersama para rekan. Dia juga berharap membawa hasil yang terbaik bagi Indonesia.

Nampak tak ada guratan ketakutan dalam raut wajahnya. Keenam Polwan ini berusaha tampil berani dan tangguh, usai menjalani serangkaian latihan khusus.

” Pesan saya ke depan, kita Polwan-Polwan harus bisa lebih tangguh. Jangan kita hanya dibilang orang luar sana, bahwa kita Polwan hanya karena kita perempuan, kita tidak bisa. Tapi kita Polwan harus mampu melihat situasi dan kondisi yang terjadi. Harapan saya, kita berangkat lengkap, pulang lengkap dengan hasil yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tutupnya.

Selama ini, pemeliharaan keamanan Tanah Papua dari gangguan KKB dinilai baik. Jenderal bintang empat ini mengapresiasi kinerja Satgas berhasil ditorehkan selaam bertugas.

” Banyak prestasi yang ditoreh oleh Satgas Nemangkawi dalam pelaksanaan tugas menangkap dan mengamankan pelaku. Saya apresiasi kepada seluruh personel operasi Nemangkawi,” ujar Kapolri Sigit.

Ia juga mengingatkan bahwa bahwa ancaman KKB meningkat akhir-akhir ini. Sehingga Satgas Nemangkawi, harus meningkatkan kewaspadaannya pula. Serta mencermati isu-isu yang berkembang berkaitan dengan RUU Otonomi Khusus.

” Waspadai kekuatan propaganda mereka, siapkan strategi menghadapinya. Tanamkan kepada mereka bahwa bendera merah putih tetap berkibar,” ujar mantan Kapolda Banten ini. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Limpahkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan dan Penembakan ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya

7 Juli 2026 - 17:12 WIB

Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat AMA Diduga Dilakukan Oleh KKB Pimpinan Hembalingga

4 Juli 2026 - 08:22 WIB

Ayah Tiri Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Muara Tami,

2 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tokoh Masyarakat Mimika Apresiasi Pendekatan Humanis Ops Damai Cartenz di Momentum Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 00:13 WIB

Trending di HUKRIM