Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

OLAHRAGA

Persipura Nilai Penghentian Shopee Liga 1 Terlambat

badge-check


					Manajer Persipura, Bento Madubun/Foto-Ist. Perbesar

Manajer Persipura, Bento Madubun/Foto-Ist.

JAYAPURA IP,-Manajemen Persipura Jayapura menilai keputusan federasi sepakbola Indonesia PSSI yang memutuskan untuk membubarkan Shopee Liga 1  sudah terlambat,  karena kompetisi sudah seharusnya dihentikan setelah tak kunjung mendapatkan ijin pelaksanaan kompetisi karena situasi pandemic Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Asisten Manajer Persipura, Ridwan Bento Madubun di Jayapura, merespon pernyataan terkait keputusan PSSI membubarkan  Shopee Liga 1.

“Sekalipun keputusannya terkesan terlambat, tetapi ini sesuai harapan kita, karena sudah seharusnya memang dihentikan kompetisi ini, dengan situasi perijinan akibat pandemi ini tidak ada lagi yang bisa diharapkan terkait kelanjutannya,” ujar Bento.

Persipura meminta PSSI agar dapat fokus untuk mematangkan persiapan kompetisi baru dan perijinan perl menjadi faktor utama yang diperhatikan, sebab belajar Liga musim ini yang tak kunjung mendapatkan ijin karena situasi pandemic Covid-19.

“Menurut kami, PSSI sebaiknya fokus pada mematangkan persiapan kompetisi yang baru, dan prioritaskan perijinan sebagai skala utama dalam persiapan tersebut.percuma kalau semua sudah oke tapi ijin tidak ada, jadi sebaiknya ijinnya dulu,” kata bento.

Bento menambahkan PSS dan PT LIB selaku operator Liga agar lebih sering melakukan update perkembangan ke setiap klub sehingga klub juga dapat melakukan persiapan, jangan sampai terkesan mendadak.

“PSSI dan LIB juga harus segera update ke klub setiap perkembangan yang terjadi, karena jangan sampai nantinya terkesan mendadak dan akhirnya klub tidak ada persiapan,” tandasnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PORSEROSI Papua Resmi Dukung Penuh Mathius Fakhiri Jadi Ketua KONI Papua

4 Juni 2026 - 14:34 WIB

Gagal ke Liga 1, Persipura Kini Kena Sangsi Komdis PSSI

16 Mei 2026 - 01:48 WIB

AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat Open 2026 Resmi Digelar, Paulus Waterpauw : Indonesia Miliki Potensi Yang Baik

6 April 2026 - 09:15 WIB

Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria

17 Februari 2026 - 01:36 WIB

Perdalam Skuad, Persipura Jayapura Datangkan Williams Lugo

1 Februari 2026 - 21:34 WIB

Trending di OLAHRAGA