Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

OLAHRAGA

Persipura Akui Tiga Kali Surati Bank Papua Namun Tak Direspon

badge-check


					Persipura  Akui Tiga Kali  Surati Bank Papua Namun Tak Direspon Perbesar

JAYAPURA IP ,- Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengakui, pihaknya telah tiga kali menyurati Bank Papua untuk membahas dana sponsor dari Bank Papua kepada Persipura, namun hingga surat terakhir tanggal 3 Desember tidak direspon oleh Bank Papua.

“Ada apa dengan Bank Papua, bulan April Kami menyurati untuk minta kita duudk bersama bicara, 28 Oktoer kami menyurati karena yang pertama tidak ditanggapi mereka tidak tanggapa kami layangan tangal 3 Desember juga tidak ada respon, mereka panggil Direktur dengan, Rocky ke sana, hanya untuk menghentikan , tidak ada pembicaraan lain-lain,” ujar Mano di Jayapura, Senin (11/1/2021).

Dikatakan, dalam perjanjian kerjasama antara  Persipura dan Bank Papua ada pasal  yang telah mengatur tentang tata cara pembayaran, sehingga sudah semestinya Bank Papua membahas hal tersebut dengan Manajemen Persipura.

“Persipura bukan pengemis,  di PKS kita sudah jelas,  pasal 3, tata cara pembayaran pasal 9 ada addendum ada orang dalam sudah bicara kita, mari kita duduk bicara supaya kita buat addendum yang baru, tapi mereka tidak merespon tiga kali surat,” kata Mano.

Walikota Jayapura ini mengaku  menerima semua kritikan yang diberikan kepada manajemen Persipura, karena mereka dengan besar hati membesarkan Persipura, sebab yang terpenting saat ini adalah mencari jalan keluar terhadap kondisi yang saat ini terjadi.

“Kami semua menerima semua cacian yang dberikan kepada Persipura,  kami menerima semua itu karena kami dengan besar hati membesarkan Persipura, yang penting ada jalan keluar, saya minta itu Manajemen Persipura dan Bank Papua kita duduk bersama, kita akan undang media,”  ujarnya.

Namun untuk melakukan pertemuan tersebut, Mano masih meunggu tiga orang dari Manajemen Persipura yang saat ini dalam kondisi sakit, jika ketiganya sudah sembuh barulah mereka akan melakukan pembahasan bersama Bank Papua.

“Rencana hari ini tetapi karena tiga orang manajemen masih sakit, kita tunggu mereka sembuh baru kita lakukan pertemuan, kita tidak akan bahas AFC dengan mereka, kita akan bahas addendum itu, karena ada kontrak beberapa pemain yan akan berakhir di akhir Januari,” terang Walikota. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar

14 Juni 2026 - 00:55 WIB

Kapolda Papua Tengah Imbau Jajaran Fasilitasi Nobar Piala Dunia untuk Masyarakat

12 Juni 2026 - 17:20 WIB

Mengapa Portugal Harus Juara Piala Dunia?

11 Juni 2026 - 13:12 WIB

PORSEROSI Papua Resmi Dukung Penuh Mathius Fakhiri Jadi Ketua KONI Papua

4 Juni 2026 - 14:34 WIB

Gagal ke Liga 1, Persipura Kini Kena Sangsi Komdis PSSI

16 Mei 2026 - 01:48 WIB

Trending di OLAHRAGA