Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

BERITA UTAMA

Wakasad Pertama Asal Papua Tutup Usia

badge-check


					Letjen TNI Herman Asaribab/Foto-Ist. Perbesar

Letjen TNI Herman Asaribab/Foto-Ist.

JAYAPURA IP ,- Duka menyelimuti tanah Papua, salah seorang putra terbaik Papua Letjen TNI Herman Asaribab tutup usia, dikarenakan sakit di RSPAD Gatot Subroto pada tanggal 14 Desember 2020 jam 13.40 WIB.

“Telah meninggal dunia dengan tenang, Bapak Wakasad Letjen TNI Herman Asaribab dikarenakan sakit di RSPAD Gatot Subroto pada tanggal 14 Desember 2020 jam 13.40 WIB, Rencana Almarhum akan dikebumikan di TMP Kesuma Trikora Waena Jayapura,” ujar Kapendam Kodam XVII Cenderawasih, Letkol. Arm . Reza Nur Patria  dalam rilisnya, Senin (14/12).

Ia menuturkan segenap Keluarga Besar Kodam XVII/Cenderawasih turut berdukacita yang mendalam, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan diampuni segala khilafnya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekey mengaku Pemerintah Kota Jayapura merasa kehilangan atas kepergian Letjen TNI Herman Asaribab, sebagai sesama anak Papua ia dan warga Kota Jayapura menyampaikan duka  yang mendalam atas kepergian sang Jenderal.

“Kami merasa kehilangan atas meninggalnya Pak Asaribab, beliau adalah salah satu putra terbaik di tanah Papua, saya dan warga Kota Jayapura menyampaikan rasa duka yang mendalam,” ujar Pekey.

Sementara itu, Ondofolo Kampung Sereh, Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto. Eluway, juga menyampaikan turut berduka cita, serta merasa kehilangan atas berpulangnya Letjen TNI Herman Asaribab, sebab ia adalah putra terbaik Papua.

“Kami rakyat Papua berduka, beliau salah sartu harapan kami, anggota TNI yang bertugas menjaga kedaulatan negara di Papua,” terang Yanto.

Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau menyampaikan DPR Papua terut berduka cita atas kepergian sang Jenderal. “Baru saja di promosokan naik pangkat, tapi rencana Tuhan lain, kami DPR Papua, berduka cita sedam-dalamnya,” ungkap Thomas.

Letjen TNI Herman Asaribab, adalah putra Papua, kelahiran Kota Jayapura, 10 Juni tahun 1964. Ia merupakan luluskan Akademi Militer 88A. Almarhum pergi meningalkan 3 orang anak putri. Ia dipanggil Tuhan di usia 56.

Semasa hidup, almarhum pernah menempati jabatan strategis di TNI Angkatan Darat, mulai dari Danyon 751 , Dandim, Danrem, Kasdam Kodam XVII Cenderawasih, Pangdam Kodam XVII Cenderawasih, dan sejak 18 November 2020 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

7 Juni 2026 - 17:20 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Anggota KKB Kepala Air Terkait Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia

7 Juni 2026 - 12:17 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang

2 Juni 2026 - 18:36 WIB

Bom Meledak, Lima Orang Meninggal di Biak

1 Juni 2026 - 17:15 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya

31 Mei 2026 - 16:36 WIB

Trending di BERITA UTAMA