Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

PENDIDIKAN

Akhiri Pengabdian di Polri, AKBP (Purn). Alexander Louw.SH Kini Berkarir di Advocat

badge-check


					 AKBP (Purn). Alexander Louw. SH  saat melakukan pengambilan sumpah sebagai pengacara ,di Pengadilan Tinggi Jayapura, pada Selasa (8/12)/Foto-Ist. Perbesar

AKBP (Purn). Alexander Louw. SH saat melakukan pengambilan sumpah sebagai pengacara ,di Pengadilan Tinggi Jayapura, pada Selasa (8/12)/Foto-Ist.

JAYAPURA IP, – AKBP (Purn). Alexander Louw. SH  kini resmi  berprofesi sebagai pengacara , setelah secara resmi diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, pada Selasa (8/12). Ia tergabung dalam Himpunan Advocat/Pengacara Indoensia (HAPI).

Sebelum memilih menjadi Adovcat Alexander Louw. SH sebelumnya berkarir di Kepolisian. Ia memulai karirinya dari bawah, hingga akhirnya pension dengan pangkat AKBP atau perwira menenggah Polda Papua, ia bahkan tiga kali menduduki jabatan penting di Polda Papua, yakni Kapolres Tolikara, Sorong Selatan dan Mamberamo Raya.

Alexander Louw. SH bahkan mengakhiri pengabdiannya di Institusi Polri dengan baik, di jabatan terakhirnya sebagai Kapolres Mamberamo Raya. Ia menjabat hingga memasuki masa purna bakti  dan kemudian di ganti.

Ditemui usai menjalani pengambilan sumpah di kantor Pengadilan Tinggi Jayapura, Alexander Louw. SH mengaku, pilihannya untuk melanjutkan karir sebagai seorang Advocat  karena ia ingin tetap menjadi seorang penegah hukum meskipun tak lagi menjadi anggota Polri.

“Saya memilih untuk menjadi seorang advocat karena ingin tetap memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, “ ujarnya

Sementara itu, Ketua HAPI Yulianto berharap, para advocate yang baru di amibil sumpahya agar tetap tetap memberikan pelayanan hukum kepada setiap masyarakat, tanpa memilih siapa masyarakat yang akan dibantu.

“Pesan  saya selaku ketua adalah berani membantu orang yang tidak mampu, berani melawan ketidakdilan, ketiga itu harus dimiliki, mereka perlu waktu untuk betul-betul matang dalam penanganan perkara selanjutnya, berbuatlah yang terbaik sesuai sumpah advovat, ” tandasnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

4 Mei 2026 - 07:04 WIB

Antusiasme Tinggi, Peserta Pelatihan Literasi AI di Timika Membludak

2 Mei 2026 - 09:28 WIB

Pendidikan dan Kedamaian: Perjalanan Pengabdian Sofyan Hadi di PapuaMimika,

25 April 2026 - 18:18 WIB

Satgas Damai Cartenz perkuat kepedulian untuk anak Papua lewat bakti sosial di panti asuhan

16 April 2026 - 17:10 WIB

Hadirkan Keceriaan dan Edukasi Bagi Siswa, Satgas Damai Cartenz Gelar Bakti Sosial di SD Negeri Pomako

15 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di PENDIDIKAN