Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

HUKRIM

DPR Papua Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga di Puncak

badge-check


					Wakil Ketua III DPRP, Yulianus Rumbairusy saat memberikan  konferensi pers didampingi Ketua Tim Pansus Kemanusiaan, Feryana Wakerkwa dan Anggota Pansus, Paskalis Letsoin di Jayapura, Kamis (26/11/2020)/Foto-Ist. Perbesar

Wakil Ketua III DPRP, Yulianus Rumbairusy saat memberikan konferensi pers didampingi Ketua Tim Pansus Kemanusiaan, Feryana Wakerkwa dan Anggota Pansus, Paskalis Letsoin di Jayapura, Kamis (26/11/2020)/Foto-Ist.

JAYAPURA IP, – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mengecam kasus penembakan yang menewaskan empat warga sipil yang di antaranya merupakan pelajar serta mengakibatkan seorang warga terluka.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua III DPRP, Yulianus Rumbairusy dalam konferensi persnya didampingi Ketua Tim Pansus Kemanusiaan, Feryana Wakerkwa dan Anggota Pansus, Paskalis Letsoin di Jayapura, Kamis (26/11/2020).

Yulianus menegaskan, terlepas dari siapapun pelakunya dan alasan apapun, tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan melanggar norma hukum serta prinsip-prinsip HAM.

“Kami menyampaikan rasa prihatin atas tragedi kemanusiaan yang menimpa warga di belantara Limbaga antara Distrik Agandugume dan Gome Utara, Kabupaten Puncak. DPR Papua turut beduka cita atas meninggalnya empat warga sipil dalam tragedi itu,” katanya.

DPR Papua, lanjut dia, meminta Kepolisian RI, Komnas HAM RI Perwakilan Papua dan pihak terkait lainnya untuk melakukan investigasi secepatnya dan mengumumkan secara terbuka siapa aktor dibalik penembakan tersebut.

“Kami minta segera usut tuntas kasus ini. DPR Papua sesuai tugas dan fungsi pengawasan akan terus mengawal prosesnya hingga ada kejelasan atas insiden tersebut,” tambahnya.

Yulianus pun menyatakan, DPR Papua melalui Pansus Kemanusiaan akan mengunjungi korban yang mengalami musibah itu, sekaligus menemui Pemda dan masyarakat setempat untuk mendapat keterangan atau informasi atas kejadian itu.

“Nanti keterangan atau informasi yang terhimpun akan diberikan ke para pihak yang akan mengambil langkah-langkah konkrit, tegas dan pasti untuk penyelesaian yang adil dan bermartabat sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, kata dia, DPR Papua juga meminta semua pihak menahan diri dan tidak mengedepankan kekerasan apalagi menggunakan senjata.

“Jangan gunakan kekerasan dalam merespon insiden ini, karena hal tersebut hanya akan membawa korban bagi masyarakat sipil,” pungkasnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

14 Juni 2026 - 18:19 WIB

Menembus Medan Puncak Jaya, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman bagi Warga

11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Pemuda Kampung Wonorejo Keerom Deklarasikan Bebas Narkoba, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkotika

10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Sinak, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat Puncak

10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kisah Cinta Berakhir Tragis di Kamar Kos, Polisi Dalami Motif

10 Juni 2026 - 08:07 WIB

Trending di BERITA UTAMA