Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

HUKRIM

Polda Papua Akan Otopsi Jenazah Alm. Pdt Yeremia Zanambani

badge-check


					Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, didampingi Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI. Heman, Asaribab saat melakuan pres konfeens di Mapolda Papua, Senin 2 November 2020/Foto-redaksi. Perbesar

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, didampingi Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI. Heman, Asaribab saat melakuan pres konfeens di Mapolda Papua, Senin 2 November 2020/Foto-redaksi.

JAYAPURA IP, – Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengaku pihaknya tengah melakukan koordinasi untuk melakukan otopsi jenazah almarhum pendeta Yeremia Zanambani,  yang rencanya akan dilakukan dalam minggu ini.

“Untuk otopsi pendeta Zanambani sementara kita koordinasikan dan kita usahakan minggu ini, jadi mudah-mudahan jika cuaca baik kita akan laksanakan itu, tentu kami membutuhka dukungan pemerintah daerah dan semua elemen yang ada di Sugapa dan Hitadipa untuk membantu proses ini,” ujar Kapolda dalamm pres konfrens kepada wartawan di Mapolda Papua, Senin (2/11).

Dikatakan, Polda Papua  juga akan memperhitungkan dampak dari otopsi ini, sebab dibutuhkan ketenangan,  untuk melakukan otopsi  janagan sampai di sana mendapat ganguan-ganguan lagi,  ini akan tidak berjalan dengan baik, jadi ini memerlukan jaminan

“Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama setelah digali dibawa ke Timika, kita akan hitung dampak-dampaknya, apakah di bawa ke timika atau otopsi ditempat, kita harus memperhitungan situasi saat ini di hitadipa jangan sampai para medis ini khwatir yang mengakibatkan mereka tidak akan bekerja secara maskimal,” ungkapnya

Dari pihak keluarga kata Kapolda, meminta agar dalam otopsi harus menghadirkan Tim gabungan pencari fakta dan Komnas HAM.

“Permintaan dari keluarga jika mau melakanakan otopsi harus hadirkan juga dari tim TGPF, termasuk Komnas HAM, kita akan koordinasikan dengan beliau-beliau semoga bisa hadir,” terangnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

14 Juni 2026 - 18:19 WIB

Menembus Medan Puncak Jaya, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman bagi Warga

11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Pemuda Kampung Wonorejo Keerom Deklarasikan Bebas Narkoba, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkotika

10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Sinak, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat Puncak

10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kisah Cinta Berakhir Tragis di Kamar Kos, Polisi Dalami Motif

10 Juni 2026 - 08:07 WIB

Trending di BERITA UTAMA