JAYAPURA IP, – Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengaku pihaknya tengah melakukan koordinasi untuk melakukan otopsi jenazah almarhum pendeta Yeremia Zanambani, yang rencanya akan dilakukan dalam minggu ini.
“Untuk otopsi pendeta Zanambani sementara kita koordinasikan dan kita usahakan minggu ini, jadi mudah-mudahan jika cuaca baik kita akan laksanakan itu, tentu kami membutuhka dukungan pemerintah daerah dan semua elemen yang ada di Sugapa dan Hitadipa untuk membantu proses ini,” ujar Kapolda dalamm pres konfrens kepada wartawan di Mapolda Papua, Senin (2/11).
Dikatakan, Polda Papua juga akan memperhitungkan dampak dari otopsi ini, sebab dibutuhkan ketenangan, untuk melakukan otopsi janagan sampai di sana mendapat ganguan-ganguan lagi, ini akan tidak berjalan dengan baik, jadi ini memerlukan jaminan
“Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama setelah digali dibawa ke Timika, kita akan hitung dampak-dampaknya, apakah di bawa ke timika atau otopsi ditempat, kita harus memperhitungan situasi saat ini di hitadipa jangan sampai para medis ini khwatir yang mengakibatkan mereka tidak akan bekerja secara maskimal,” ungkapnya
Dari pihak keluarga kata Kapolda, meminta agar dalam otopsi harus menghadirkan Tim gabungan pencari fakta dan Komnas HAM.
“Permintaan dari keluarga jika mau melakanakan otopsi harus hadirkan juga dari tim TGPF, termasuk Komnas HAM, kita akan koordinasikan dengan beliau-beliau semoga bisa hadir,” terangnya. (redaksi)