Menu

Mode Gelap
Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan* Sekjen BMP RI Serukan Penegakan Hukum yang Tegas atas Insiden Pembakaran Pesawat di Yahukimo Aktivis Pemuda Papua Dorong Dialog dan Penegakan Hukum Berjalan Beriringan di Papua Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Persipura Musim 2026-2027 Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026

BERITA UTAMA

Kapolda Sesalkan Pembakaran Kantor Pemerintah di Keerom

badge-check


					Suasana kantor Badan Perbatasan Kabupaten Keerom yang tengah terbakar/Foto-Ist Perbesar

Suasana kantor Badan Perbatasan Kabupaten Keerom yang tengah terbakar/Foto-Ist

JAYAPURA IP,- Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, menyesalkan terjadinya insiden pengrusakan dan pembakaran kantor pemerintah di Kabupaten Keerom yang diduga dilakukan oleh para pencari kerja yang tak puas dengan hasil selesi CPNS, didaerah tersebut, pada  Kamis (10/1), sekitar pukul 16.30 WIT.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw yang dikonfirmasi via seluler, mengaku, kejadian pembakaran tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIT,  dimana saat itu para pencari kerja yang tidak puas dengan hasil seleksi CPNS, melakukan pengrusakan dan pembakaran pada kantor pemerintahan di Kabupaten Keerom.

“Tadi sekitar jam 15.30, dlakukan oleh warga masyarakat, terutama para pencari kerja, yang tidak menerima keputusan, pengunguman di websait, yang marah, awalnya mereka melakukan pelemparan, dan berhasil dipukul mundur Polres , namun mereerka kemudian melakukan pembakaran masa sekitar ratusan,” ujarnya

Kapolda juga menyesalkan tejadinya insiden pembakaran kantor pemerintahan tersebut¸ pasalnya hasil CPNS di Kabupaten Keerom sudah sesuai kuota yani 80 untuk orang asli Papua, namun ada bidang tertentu yang membutuhkan keahlian khusus.

“Cpns itu sudah 80 persen diberikan kepada warga asli OAP di keerom, hanya saja untuk penerimaan perawat, guru ,dokter, sebagaimana kita tau kan, bagian bidang penerimaan yang membutuhkan keahlian, kualifikasi tertentu, itu yang nampaknya itu yang mereka tidak terima, mereka mau semua harus dipenuhi orang asli Papua,” ujar Kapolda

Mantan Kapolda Papua Barat ini, menegaskan akan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam insiden pembakaran tersebut, sebab mereka tidak semestinya melakukan pembakaran terhadap kantor Pemerintah yang telah dibangun dengan uang rakyat.

“Saya juga ikut menyesali dan prihatin, atas kejadian-kejadian  seperti itu, main bakar, main bakar, apa maksud mereka, kami akan tetap proses hukum, untuk mencari para pelaku, kan tidak boleh, ini kan dibangung dengan uang rakyat,  kalau ada 1, 2 orang punya kepentingan bicara, ikutilah proses  jangan memaksa kehendak terus,” tandas Kapolda

Untuk mengusut kasus tersebut, Kapolda telah mengutus Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Mathius Fachiri untuk  turun ke lokasi kejadian, dan berkoordinasi dengan Polres Keerom, untuk mencari para pelaku baik yang melakukan pengrusakan maupun pembakaran.

“Yang kita cari  adalah para pelaku yang merusak dan pembakaran, dan kemudian kita akan cari, siapa yang menyulut sehingga msasyarakat marah dan melakukan pembakaran, sekarang Wakapolda dan pejabat utama, sudah ke tkp,” tandasnya

Sementara itu, Pjs Bupati Keerom, Ridwan Rumasukun yang dikonfirmasi mengaku, kantor yang dibakar oleh warga adalah aula kantor badan perbatasan Kabupate Keerom, dan aksi tersebut dilakukan oleh para pencari kerja yang tidak lolos seleski CPNS.

“Aula kantor perbatasan di Keerom, itu aksi dari CPNS yang tidak lolos, ini kan harus diumumkan biar mereka juga puas, Itu aulanya saja, bukan kantor bupati,  kita serahkan ke aparat kemananan dulu, baru nanti kita bicarakan, forkompimda kumpul untuk kita bahas, tidak bisa semua diterima, kan kuaota terbatas,” ujar Rumasukun. (al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan*

18 Juli 2026 - 10:35 WIB

Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira

16 Juli 2026 - 10:42 WIB

Owen Rahadiyan Mundur Sebagai Manager Persipura

15 Juli 2026 - 06:49 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Hasil Visum Pillot Pesawat AMA Asal AS Ditemukan Luka Tembak Pada Bagian Pipi

4 Juli 2026 - 08:53 WIB

Trending di BERITA UTAMA