Menu

Mode Gelap
Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan* Sekjen BMP RI Serukan Penegakan Hukum yang Tegas atas Insiden Pembakaran Pesawat di Yahukimo Aktivis Pemuda Papua Dorong Dialog dan Penegakan Hukum Berjalan Beriringan di Papua Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Persipura Musim 2026-2027 Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026

BERITA UTAMA

46 Nakes Terpapar Covid-19, RS Provita Ditutup Hingga 31 Juli

badge-check


					uru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Dokter Silwanus Sumule / Redaksi Perbesar

uru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Dokter Silwanus Sumule / Redaksi

JAYAPURA IP,- Manajemen Rumah Sakit Provita Jayapura terpaksa menutup rumah sakit selama 14 hari kedepan yakni sejak 17 -31 Juli mendatang , hal ini menyusul 46 tenaga kesehatan pada rumah sakit tersebut dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Dokter Silwanus Sumule kepada wartawan di Jaypura, Jumat (17/7). Dikatakan apa yang terjadi di rumah sakit Provita adalah bersifat Forst mayor, sehingga manajemen harus mengambil langkah tersebut.

“Apa yang terjadi di rumah sakit Provita adalah betul-betul Fors mayor, oleh karena petugas mereka cukup banyak, total yang saat ini sedang dirawat adalah 55 pasien, dimana 46 adalah karyawan dan 9 pasien adalah non karyawan, itu tutup dalam pengertian tidak menerima pasien, mereka fokus untuk menangangi pasien yang merupakan karyawan mereka sendiri dan ada sejumlah pasien yang tetap harus dilayani,” ungkapnya

Dikatakan dalam surat yang dikiriimkan Manajemn rumah sakit Provita kepada pihaknya, penutupan akan dilakukan , dari  17 hingga 31 Juli medatang, dimana rumah sakit  tidak menerima pasien, mereka fokus untuk menangangi pasien yang merupakan karyawan mereka sendiri dan ada sejumlah pasien yang tetap harus dilayani,

“Dalam 7 hari kedepan mereka akan melakukan sterilasi diseluruh gedung agar menjadi rumh sakit yang aman, bahwa pembukan akan dilakukan secara bertahap, dan  scenario yang disiapkan adalah mulai tanggal 31 Juli, kita berhaap bisa lebih cepat, “ ujarnya

Dijelaskan, sebelumnya dalam pertemuan  pada Rabu  (15/7)  lalu pihak manajemen sudah menyampaikan kepada tim Satgas bahwa akan melakukan penutupan, sehubungan dengan didapatnya sejumlah tenaga kesehatan mereka yang dinyatakan positif Covid-19

Dimana dalam pertemuan tersebut, Ketua harian Satgas Covid-19 , meminta kalau bisa rumah sakit  jangan ditutup dan masih ada ruangan atau bagian tertentu yang bisa memberikan pelayanna kesehatan, dan  pada saat diputuskan bahwa Manajemen akan mengfungsikan beberapa ruangan.

“Namun dalam perjalannaya, satu hari kemudian ternyata ada tambahan dan kemarin malam hingga pagi tadi, kami berkomunikasi dengan pimpinan rumah sakit, dan dalam kondisi demikian kami bisa memahami  langkah yang diambil oleh manajemen rumah sakit,” ungkapnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan*

18 Juli 2026 - 10:35 WIB

Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira

16 Juli 2026 - 10:42 WIB

Owen Rahadiyan Mundur Sebagai Manager Persipura

15 Juli 2026 - 06:49 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Hasil Visum Pillot Pesawat AMA Asal AS Ditemukan Luka Tembak Pada Bagian Pipi

4 Juli 2026 - 08:53 WIB

Trending di BERITA UTAMA