Gubernur Usulkan 3 Nama Sekda ke Presiden

Gubernur Papua Lukas Enembe/Istimewa
banner 468x60

JAYAPURA IP,-Berkas tiga nama calon Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Papua yang sudah dinyatakan lulus tes akhir akan segera di serahkan Gubernur Papua Lukas Enembe ke Tim Penilai Akhir (TPA), yang diketuai Presiden Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri.

banner 325x300

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, meskipun dirinya masih dalam tahap pemulihan pasca menjalani perawatan di Rumah Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, tapi seluruh tahapan seleksi tetap dalam pantauan.

“Nanti dari tiga nama (Doren Wakerkwa, Wasuok Demianus Siep, Dance Yulian Flassy), tim TPA hanya memilih satu orang. Apa yang diputuskan presiden, itu yang kami akan akui sebagai sekda Papua,” kata Enembe di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Papua di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Dikatakan Pemerintah Provinsi Papua harus segera memiliki Sekda definitif, sebab ke depan akan ada agenda Pilkada. Bahkan, saat ini Papua sedang menghadapi pandemi Covid-19 sehingga butuh kebijakan-kebijakan strategis.

“Dengan adanya sekda definitif, saya yakin akan ada keputuaan-keputusan terbaik, apalagi dengan kondisi saya saat ini. Untuk itu, saya berterimakasih kepada penjabat sekda yang sudah persiapkan semua ini dengan baik dalam waktu singkat,” ujarnya.

Setelah menjalani perawatan di Jakarta selama 3 bulan, Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan akan dirinya sudah siap kembali ke Bumi Cenderawasih meskipun kondisi kesehatannya belum 100 persen pulih total.

“Saya Selasa (14/7/2020) akan berangkat ke Papua, saya pribadi menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Papua yang sudah mendoakan saya terus menerus untuk sembuh. Menurut dokter saya harus istirahat total 3 hingga 4 bulan,” katanya.

Enembe juga tak lupa menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Presiden Jokowi yang sudah perintahkan Menteri Kesehatan Terawan untuk menangani dirinya selama di rumah sakit.

“Saya sampaikan terimakasih untuk Presiden dan Menkes serta para tenaga medis yang sudah merawat saya selama di rumah sakit hingga saya boleh keluar dan kembali ke Papua, seluruh jajaran Forkopimda Papua, yang sudah memantu tugas-tugas gubernur selama ini dalam menangani covid-19 dan agenda pemerintahan lainnnya. Biarlah Tuhan yang membalas seluruh kebaikan kalian,” tutupnya. (Redaksi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *