Menu

Mode Gelap
FKDK BPDSI Audiensi dengan Ketua OJK Bahas Regulasi hingga Penguatan BPD Wakil Kepala BGN dan Wakil Menteri Dalam Negeri Tinjau Penanganan Pasien Keracunan MBG di RSUP Jayapura Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat Patroli Humanis Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Puncak Jaya Pererat Kedekatan dengan Masyarakat RSUP Jayapura Berikan Penanganan Medis kepada Delapan Pasien Asal Distrik Depapre

BERITA UTAMA

84 Nakes Terjangkit Covid-19, RSUD Dok II Batasi Sejumlah Layanan

badge-check


					Direktur Rumah Sakit RSUD Dok II Jayapura drg. Aloysius Giyai, M, Kes./Foto-istimewa Perbesar

Direktur Rumah Sakit RSUD Dok II Jayapura drg. Aloysius Giyai, M, Kes./Foto-istimewa

JAYAPURA IP,- Sebanyak 84 orang tenaga kesehatan rumah sakit RSUD Dok II Jayapura, dilaporkan terjangkit  Covid-19,  hal ini membuat Manajemen RSUD Dok II Jayapura mengeluarkan kebijakan pembatasan Baik pelayanan maupun bagi para pembesuk, hingga kondisi kembali normal.

Demikian diungkapkan Direktur Rumah Sakit RSUD Dok II Jayapura drg. Aloysius Giyai, M, Kes  kepada wartawan di Jayapura, Rabu (8/7).

Adapun  84 orang petugas medis yang terpapar Covid-19 yakni Dokter Spesialis 5 orang, perawat dan bidan 46 orang, sedangkan penunjang medis/laboratorium 13 orang, bagian Gizi 4 orang dan Farmasi 1 orang, administrasi 4 orang, security 6, clining service 6 orang, relawan VCT 2 orang.

“Jadi kami sudah titip di Hotel Sahid 68 orang, RSUD Abepura 2 orang, RS Bhayangkara 2 orang, RS Provita 3 orang, RS Marthen Indey 1 orang dan isolasi mandiri 8 orang. Namun sudah ada yang dinyatakan sembuh, sebanyak 15 orang berdasar Swab,” ujarnya

Dikatakan manajemen RSUD Dok II Jayapura mengeluarkan kebijakan pembatasan Baik pelayanan maupun bagi para pembesuk, dimana semua pelayanan rawat inap digabung menjadi dua bagian. Pertama ruang rawat inap infeksius baik pria wanita maupun non infeksius pria dan wanita.

“ Tidak ada ruangan spesifik lagi sperti biasa  karena kita menyesuaikan dengan tenaga pelayanan yang tersedia baik dokter perawat bidan atau penunjang lainnya, pelayanan untuk ruang Unit IGD, Klas 1, Paru, Perinatologi/ruang bayi, Hemodialisa, ICU, Gizi dan lainnya tetap dibuka untuk pelayanan,” ungkapnya

Ditambahkan Menejemen juga memberlakukan pembatasan bagi keluarga pasien, dengan hanya 1 orang saja yang diperbolehkan menemai pasien, sementara untuk Ruang VIP juga ditiadakan atau ditutup untuk umum, dan digunakan untuk ruang penginapan perawat – perawat yang melayani pasien Covid atau perawat yang sudah positif Covid-19.

“Jadi kepada masyarakat kami minta dimaklumi dan dipahami karena kondisi Covid. Jangan ada salah paham lagi antara masyarakat dan petugas kesehatan. Jika masyarat datang ke IGD petugas biasa menyampaikan ruangan penuh atau lainnya, itu karena memang petugas tidak siap dengan kondisi ini,”pintanya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Kepala BGN dan Wakil Menteri Dalam Negeri Tinjau Penanganan Pasien Keracunan MBG di RSUP Jayapura

7 Agustus 2026 - 17:23 WIB

RSUP Jayapura Berikan Penanganan Medis kepada Delapan Pasien Asal Distrik Depapre

5 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kapolres Jayapura Tegas, Tak Ada Tempat Bagi KNPB

1 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Pelayanan Kesehatan dan Bakti Humanis, Warga Kampung Waaf Apresiasi Kepedulian Polri

31 Juli 2026 - 12:17 WIB

Malam Pengantar Tugas SIP Angkatan Ke-55, Wakapolda Papua Tekankan Perwira Harus Siap Memimpin dan Melayani

30 Juli 2026 - 15:48 WIB

Trending di BERITA UTAMA