Menu

Mode Gelap
Patroli Gabungan Polres Nabire dan Satgas Damai Cartenz Perkuat Pengamanan Wilayah Banyak Membantu, Warga Minta BPN Sediakan Layanan Lebih Banyak Lagi di PELATARAN Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Ilaga Perkuat Rasa Aman Masyarakat Papua Tengah Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun untuk Pemerintah Daerah di Papua Tengah dari Bagian Keuntungan Bersih 2025 Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

BERITA UTAMA

Egianus Kogoya Bunuh Anak Kepala Kampung di Lanny Jaya karena Tak Diberi Bama

badge-check


					Egianus Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata saat berpose di samping pesawat Susi Air di Bandara Paro, Nduga. {Foto: Istimewa] Perbesar

Egianus Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata saat berpose di samping pesawat Susi Air di Bandara Paro, Nduga. {Foto: Istimewa]

JAYAPURA, INFOPAPUA.ID – Satgas Damai Cartenz 2023 mengungkap kekejaman baru pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata Egianus Kogoya, pelaku penyanderaan pilot Susi Air Kapten Philips Mark Mehrtens.

Pasalnya kelompok Egianus Kogoya telah membunuh anak Kepala Kampung Pimbinom, Distrik Kuyugawe, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan pada pekan lalu. Pembunuhan ini sendiri baru diketahui saat Satgas Damai Cartenz menelusuri jejak kelompok Egianus Kogoya.

Kepala Ops Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani yang juga menjabat Direktur Reskrimum Polda Papua mengungkapkan, pembunuhan dilakukan karena Kepala Kampung Pimbinom berinisial ST menolak memberikan bantuan bahan makanan.

“Kepala kampung berinisial ST tidak bersedia membantu kelompok Egianus Kogoya datang ke kampungnya untuk meminta bahan makanan dan akhirnya anak yang berusia 6-8 tahun dengan inisial MT dibunuh oleh Egianus Kogoya sendiri,” kata Faizal, Minggu (5/3).

Faizal mengaku sudah mendapatkan saksi mata yang melihat kekejaman Egianus Kogoya tersebut. “Ada saksi yang kita ambil keterangannya walaupun ada beberapa kendala yakni bahasa, kita coba jembatani bahwa yang melakukan kelompok Egianus Kogoya dan yang menembak adalah EG,” bebernya.

Saksi mata juga melihat kelompok Egianus Kogoya membawa tiga senapan laras panjang. “Kami terus bertekad untuk berusaha untuk mendapatkan dan menemukan dan menyelamatkan pilot Philips Mark,” tegas Faizal. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

29 April 2026 - 09:09 WIB

Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan di Yahukimo, Pelaku Diburu dan Terancam Hukuman Berat

28 April 2026 - 02:18 WIB

1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua dalam NKRI

27 April 2026 - 13:08 WIB

DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB

20 April 2026 - 19:22 WIB

ke Raja Ampat, Paulus Waterpauw Pastikan Program Unggulan Presiden Prabowo Sudah Berjalan

7 April 2026 - 10:04 WIB

Trending di BERITA UTAMA