>

Pimpinan KEP Paulus Waterpauw,Tinjau Pelaksanaan MBG di SMAN 2 Sorong

SORONG iNFOPAPUA. ID— Pimpinan Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, didampingi Wakil Gubernur Papua Barat, Ahmad Nasrau. Spd.i,M.M , meninjau langsung pelaksanaan program unggulan Presiden, Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (9/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi program MBG yang menjadi salah satu quick wins Presiden dalam meningkatkan gizi pelajar dan membantu perekonomian keluarga.

“Kami datang untuk mengharmonisasi sekaligus mengevaluasi beberapa program penting Presiden, khususnya program Makanan Bergizi Gratis ini. Saya senang bisa melihat langsung bagaimana pelaksanaannya di lapangan,” ujar Paulus Waterpauw.

Menurut Waterpauw, pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 2 Sorong berjalan baik. Dari hasil dialog dengan guru dan siswa, mereka menyatakan sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Anak-anak sangat senang dan bersyukur, sementara para orang tua juga terbantu secara ekonomi. Ini salah satu solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Eks Pj Gubernur Papua Barat ini.

Meski begitu, Paulus mengakui masih ada sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama terkait kondisi geografis dan jarak distribusi bahan makanan ke wilayah-wilayah tertentu di Papua.

“Target nasional program ini adalah 2.527 dapur sekolah. Di Papua sendiri baru sekitar 179 dapur yang beroperasi. Kami akan terus pacu agar sampai Agustus nanti terjadi kemajuan yang signifikan,” terang Eks Kabaintelkam Polri ini.

Ia menegaskan bahwa Komite Eksekutif Papua akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tim MBG pusat untuk memastikan program berjalan optimal di seluruh wilayah Papua.

“Kami akan sinkronkan, harmonisasi, dan evaluasi — jalan tidak, kenapa jalan, kenapa tidak. Yang jelas hari ini di SMA Negeri 2 Sorong, kami melihat hasil yang sangat baik,” tegas Eks Kapolda Papua ini.

Sementara itu, dari hasil peninjauan di lapangan, siswa dan guru menyampaikan bahwa selama program MBG berjalan, tidak ditemukan kendala berarti. Hanya terdapat keluhan kecil terkait beberapa bahan makanan, seperti buah yang kadang kurang segar akibat jarak distribusi yang jauh.

Program Makanan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah, terutama di daerah-daerah 3T, termasuk Tanah Papua. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *