Menu

Mode Gelap
Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Jaga Stabilitas Keamanan Kota Dekai, Yahukimo Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni 2026 Humanis dan Siaga, Personel Ops Damai Cartenz Sambangi Warga Saat Patroli Keamanan di Puncak Jaya Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket Patroli Jalan Kaki, Personel Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan dan Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya

BERITA UTAMA

Pimpinan KEP Paulus Waterpauw,Tinjau Pelaksanaan MBG di SMAN 2 Sorong

badge-check


					Pimpinan KEP Paulus Waterpauw,Tinjau Pelaksanaan MBG di SMAN 2 Sorong Perbesar

SORONG iNFOPAPUA. ID— Pimpinan Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, didampingi Wakil Gubernur Papua Barat, Ahmad Nasrau. Spd.i,M.M , meninjau langsung pelaksanaan program unggulan Presiden, Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (9/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi program MBG yang menjadi salah satu quick wins Presiden dalam meningkatkan gizi pelajar dan membantu perekonomian keluarga.

“Kami datang untuk mengharmonisasi sekaligus mengevaluasi beberapa program penting Presiden, khususnya program Makanan Bergizi Gratis ini. Saya senang bisa melihat langsung bagaimana pelaksanaannya di lapangan,” ujar Paulus Waterpauw.

Menurut Waterpauw, pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 2 Sorong berjalan baik. Dari hasil dialog dengan guru dan siswa, mereka menyatakan sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Anak-anak sangat senang dan bersyukur, sementara para orang tua juga terbantu secara ekonomi. Ini salah satu solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Eks Pj Gubernur Papua Barat ini.

Meski begitu, Paulus mengakui masih ada sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama terkait kondisi geografis dan jarak distribusi bahan makanan ke wilayah-wilayah tertentu di Papua.

“Target nasional program ini adalah 2.527 dapur sekolah. Di Papua sendiri baru sekitar 179 dapur yang beroperasi. Kami akan terus pacu agar sampai Agustus nanti terjadi kemajuan yang signifikan,” terang Eks Kabaintelkam Polri ini.

Ia menegaskan bahwa Komite Eksekutif Papua akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tim MBG pusat untuk memastikan program berjalan optimal di seluruh wilayah Papua.

“Kami akan sinkronkan, harmonisasi, dan evaluasi — jalan tidak, kenapa jalan, kenapa tidak. Yang jelas hari ini di SMA Negeri 2 Sorong, kami melihat hasil yang sangat baik,” tegas Eks Kapolda Papua ini.

Sementara itu, dari hasil peninjauan di lapangan, siswa dan guru menyampaikan bahwa selama program MBG berjalan, tidak ditemukan kendala berarti. Hanya terdapat keluhan kecil terkait beberapa bahan makanan, seperti buah yang kadang kurang segar akibat jarak distribusi yang jauh.

Program Makanan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah, terutama di daerah-daerah 3T, termasuk Tanah Papua. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang

2 Juni 2026 - 18:36 WIB

Bom Meledak, Lima Orang Meninggal di Biak

1 Juni 2026 - 17:15 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya

31 Mei 2026 - 16:36 WIB

Pesan Gubernur Papua Saat Melantik BPP Ikemal : Perkuat Solidaritas

31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Kontroversi Film Pesta Babi, Paulus Waterpauw : Membangun Papua Harus Dialog Dengan Hati

23 Mei 2026 - 08:55 WIB

Trending di BERITA UTAMA