SEMARANG iNFOPAPUA. ID— Setelah menyerahkan piagam penghargaan dan cendera mata kepada para anggota FKDK BPDSI Wilayah Timur yang telah purna tugas, Koordinator FKDK BPDSI Wilayah Timur, Victor Abraham Abaidata, melanjutkan rangkaian penutupan Musyawarah Wilayah Tahun 2026 dengan menyerahkan dami buku berjudul “Terompet Dari Timur: BPD Regional Champion 2045” kepada perwakilan delapan Bank Pembangunan Daerah anggota FKDK BPDSI Wilayah Timur.
Penyerahan dilakukan kepada perwakilan dari Bank Papua, Bank Maluku Malut, Bank BPD Bali, Bank NTT, Bank NTB Syariah, Bank Sulselbar, Bank Sulteng, dan Bank Sultra sebagai simbol komitmen bersama untuk terus mendorong transformasi Bank Pembangunan Daerah menuju lembaga keuangan daerah yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Buku Terompet Dari Timur: BPD Regional Champion 2045 merupakan salah satu karya strategis FKDK BPDSI Wilayah Timur yang disusun sebagai tindak lanjut dari Seminar Nasional FKDK BPDSI Wilayah Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ternate, Provinsi Maluku Utara, dengan topik: “Transformasi Bank Pembangunan Daerah Menuju BPD Regional Champion 2045.”
Buku tersebut merangkum berbagai gagasan, pandangan strategis, rekomendasi kebijakan, serta pemikiran para pemangku kepentingan mengenai masa depan Bank Pembangunan Daerah dalam menghadapi tantangan industri jasa keuangan, penguatan tata kelola, transformasi digital, ketahanan siber, permodalan, dan peningkatan daya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Seminar Nasional tersebut menghadirkan Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., Ketua Komisi II DPR RI, sebagai narasumber utama yang menyampaikan perspektif strategis mengenai pentingnya penguatan regulasi dan keberpihakan kebijakan negara terhadap Bank Pembangunan Daerah sebagai instrumen penting pembangunan daerah.
Selain itu, seminar juga menghadirkan Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang menyoroti Arah Kebijakan Keuangan Daerah, Optimalisasi Penyertaan Modal, dan Penguatan Peran BPD sebagai Agent of Regional Development yang handal dan modern.
Dalam kesempatan tersebut, Victor Abraham Abaidata menjelaskan bahwa buku yang diserahkan kepada seluruh anggota FKDK BPDSI Wilayah Timur masih berupa dummy book atau naskah pratinjau yang sengaja dibagikan untuk memperoleh berbagai masukan, koreksi, saran, dan penyempurnaan dari para anggota Dewan Komisaris BPD sebelum diterbitkan secara resmi.
“Kami sengaja membagikan dummy buku ini kepada seluruh anggota FKDK BPDSI Wilayah Timur agar mendapatkan masukan yang konstruktif. Kami ingin memastikan bahwa buku ini benar-benar menjadi representasi pemikiran bersama, sehingga masih terbuka ruang untuk penyempurnaan substansi, data, maupun rekomendasi strategis yang dimuat di dalamnya,” ujar Victor.
Menurutnya, proses penyempurnaan naskah ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar sepuluh hari ke depan, sehingga buku tersebut dapat segera memasuki tahap final sebelum dicetak dan diterbitkan secara resmi.
Saat ini, proses penyempurnaan akhir naskah juga masih menunggu tahapan finishing editing oleh editor buku, Prof. Dr. Drs. H. Bahrullah Akbar, S.E., M.B.A., CIPM., CA., CPA., CSFA., CFrA., CGCAE., CertDA., QGIA, yang selama ini dikenal sebagai ahli keuangan publik, akademisi, pakar tata kelola, auditor negara, dan tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan tata kelola sektor publik dan industri jasa keuangan di Indonesia.
Victor menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kesediaan dan perhatian Prof. Bahrullah Akbar sebagai editor akan semakin memperkaya kualitas buku, baik dari sisi substansi, tata pikir, maupun nilai strategis yang terkandung di dalamnya.
“Kami bersyukur karena proses penyempurnaan buku ini mendapatkan dukungan dan perhatian dari Prof. Bahrullah Akbar sebagai editor. Dengan pengalaman dan kapasitas beliau, kami optimistis buku ini akan menjadi karya yang tidak hanya bernilai dokumentatif, tetapi juga memiliki bobot akademik, strategis, dan praktis bagi masa depan Bank Pembangunan Daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Victor menegaskan bahwa buku Terompet Dari Timur: BPD Regional Champion 2045 merupakan salah satu warisan kepemimpinan FKDK BPDSI Wilayah Timur Periode 2023–2026 yang dipersembahkan untuk memperkaya khazanah pemikiran, memperkuat arah transformasi, serta mendorong peningkatan daya saing Bank Pembangunan Daerah di Indonesia.
“Kami memandang bahwa organisasi tidak hanya meninggalkan program dan kegiatan, tetapi juga harus meninggalkan gagasan, pemikiran, dan warisan intelektual yang dapat dimanfaatkan oleh generasi berikutnya. Karena itu, buku ini kami dedikasikan sebagai warisan kepemimpinan FKDK BPDSI Wilayah Timur untuk kemajuan Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia. Harapan kami, buku ini dapat menjadi salah satu referensi strategis dalam menyongsong dan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, di mana BPD harus tampil sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, modern, kompetitif, adaptif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah,” tegas Victor.
Menurutnya, berbagai pemikiran yang tertuang dalam buku tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kontribusi banyak pihak, mulai dari Dewan Komisaris BPD, regulator, kementerian/lembaga, akademisi, praktisi, hingga para pemangku kepentingan lainnya yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Bank Pembangunan Daerah.
“Terompet Dari Timur bukan sekadar judul sebuah buku, tetapi merupakan simbol panggilan perubahan, semangat transformasi, dan optimisme dari Indonesia Timur untuk kemajuan seluruh Bank Pembangunan Daerah di Indonesia. Kami ingin meninggalkan jejak pemikiran yang dapat terus hidup, berkembang, dan memberikan manfaat bagi generasi penerus,” ujarnya.
Victor berharap buku tersebut dapat menjadi referensi penting bagi Dewan Komisaris, Direksi, Pemegang Saham, regulator, akademisi, maupun para pengambil kebijakan dalam merumuskan arah transformasi Bank Pembangunan Daerah di masa mendatang.
“Kami berharap buku ini tidak hanya menjadi dokumentasi organisasi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan referensi strategis bagi seluruh BPD dalam menghadapi tantangan zaman. Apabila proses penyempurnaan berjalan sesuai rencana, maka buku ini akan kami persembahkan secara resmi pada momentum syukuran Hari Ulang Tahun ke-24 FKDK BPDSI sebagai hadiah intelektual dari Wilayah Timur untuk organisasi yang kita cintai bersama,” tutupnya.
Penyerahan dami buku tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh peserta Musyawarah Wilayah. Para anggota menilai buku tersebut menjadi salah satu karya penting yang memperlihatkan kontribusi pemikiran Dewan Komisaris BPD dalam mendukung transformasi kelembagaan dan penguatan peran Bank Pembangunan Daerah sebagai motor penggerak pembangunan daerah menuju visi besar BPD Regional Champion 2045.
Melalui penerbitan buku Terompet Dari Timur: BPD Regional Champion 2045, FKDK BPDSI Wilayah Timur kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi forum komunikasi antar Dewan Komisaris, tetapi juga menjadi pusat pemikiran strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masa depan industri Bank Pembangunan Daerah menuju Visi Indonesia Emas 2045.( Redaksi)













