>
RAGAM  

Sentuhan Humanis di Tengah Patroli, Personel Ops Damai Cartenz Hadirkan Keceriaan bagi Anak-Anak Sugapa

INTAN JAYA iNFOPAPUA. ID — Di tengah rutinitas patroli pengamanan wilayah, suasana berbeda tampak di sebuah kebun warga di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Selasa (3/3/2026). Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Sektor Intan Jaya menghentikan langkah sejenak, bukan karena situasi darurat, melainkan untuk menyapa warga yang tengah beraktivitas.

Di lahan kebun yang baru dibuka itu, mama-mama dan anak-anak Papua menyambut kedatangan aparat dengan rasa ingin tahu. Alih-alih menjaga jarak, personel justru duduk bersama warga, berbincang santai, dan membagikan makanan ringan kepada anak-anak yang tampak antusias.

Tawa pun pecah ketika anggota polisi melontarkan candaan ringan. Anak-anak yang awalnya malu-malu mulai mendekat, bahkan bercengkerama tanpa rasa canggung. Di tengah hamparan tanah dan tanaman muda, suasana yang tercipta terasa hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dansektor Belukar AKP Syahril Arditya, S.Tr.K., S.I.K. Selain menjalin komunikasi sosial, personel juga memastikan jalur-jalur di sekitar kebun aman untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pendekatan seperti ini menjadi bagian dari strategi membangun kedekatan emosional antara aparat dan warga di wilayah operasi. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tugas kepolisian di Papua tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada pembangunan hubungan sosial yang harmonis.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menilai interaksi sederhana seperti ini memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan.

“Kehadiran anggota di tengah masyarakat harus membawa rasa aman dan nyaman. Komunikasi yang baik dan interaksi yang hangat akan memperkuat kepercayaan serta kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan,” katanya.

Melalui momen kebersamaan di kebun warga Sugapa tersebut, aparat berharap hubungan yang terjalin semakin erat. Di tengah dinamika wilayah, pendekatan humanis menjadi jembatan untuk menumbuhkan rasa aman yang lahir dari kedekatan dan saling percaya antara aparat dan masyarakat.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *