JAYAPURA iNFOPAPUA.ID – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring dengan pendekatan humanis yang konsisten dijalankan oleh Satgas Damai Cartenz 2026. Kehadiran aparat keamanan yang mengedepankan dialog, empati, dan penghormatan terhadap nilai adat kini menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme generasi muda Papua.
Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan Satgas Damai Cartenz bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan dan kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Menurut Marten, personel Satgas Damai Cartenz telah menunjukkan wajah Polri yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai saudara yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama masyarakat.
“Kami merasakan perubahan yang nyata. Personel Satgas Damai Cartenz bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten di Jayapura, Sabtu (7/2).
Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan teladan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis inilah yang menurutnya mampu menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.
“Ketika aparat hadir dengan rasa kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh keberanian untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.
Marten juga mengajak generasi muda Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.
“Pemuda Papua harus menjadi penjaga damai. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Ini adalah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.
Pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz 2026 menjadi bukti bahwa keamanan yang kuat lahir dari kepercayaan, dan perdamaian yang sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi ini diharapkan terus menyala, menginspirasi pemuda Papua untuk berdiri di garda terdepan menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.(**)















