JAYAPURA INFOPAPUA. ID, – Polda Papua melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembacokan yang mengakibatkan meninggalnya EF (37) dan AT (34) dua warga sipil di kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Rabu 8 Januari 2025, pukul 12.00.WIT.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin kepada wartawan di Mapolda Papua, Kamis (9/1/2025) membenarkan adanya kejadian tersebut, ia juga menegaskan Polda Papua tengah melakukan pengejaran kepada para pelaku dengan mengarahkan 30 personil gabungan dari Jayapura dan Timika. “

Kejadian di yalimo telah terjadi kejadian kekerasan bersenjata dan juga dengan alat tajam yang diduga dilakukan oleh beberapa kelompok yang sekarang sedang beroperasi di wilayah yalimo kita masih mendalami pelaku ini apakah pelaku yang ada di kabupaten yalimo sendiri atau pelaku dari luar itu kita masih dalam mudah-mudahan dalam waktu secepatnya kita bisa mengidentifikasi, ” ujar Kapolda.
Polda Papua kini telah mengirim 30 personil dari Satgas Damai Cartenz gabungan dari Timika dan Jayapura, dan segera bergerak dari Wamena menuju Kabupaten Yalimo. ” Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut untuk menanganinya kita sudah berangkat kan 30 personil, karena berkaitan dengan kekerasan bersenjata maka yang dikembangkan adalah operasi damai cartenz, jadi 30 personil damai cartenz gabungan dari Jayapura dan timika sudah bergerak dan sekarang sudah tiba di Wamena dan sementara prepare untuk bergerak menuju yalimo, ” ungkap
Kapolda berharap dengan mulai dilakukannya ooperasi damai cartenz yang nanti akan mulai dilakukan di wilayah yalimo, pelakunya dapat tertangkap secepatnya, namun jika memang tidak tertangkap setidak-tidaknya dalam satu tahun ini tidak ada kejadian serupa terjadi lagi.
Dijelaskan sesuai informasi awal bahwa salah satu korban yang tertembak tidak ditemukan proyektil di dalam tubuhnya artinya tidak tembus ini juga mempersulit kepolisian, tapi mudah-mudahan dari hasil penyelidikan nanti bahan keterangan yang dikumpulkan setelah kita analisa nanti mudah mudahan bisa tergambar senjata apa yang digunakan oleh pelaku dari dua pelaku tersebut salah satunya terkena tembakan yang satunya meninggal juga tapi karena senjata tajam bukan karena tembakan senjata.
” Sampai hari ini kami belum bisa memastikan bahwa ini pelakunya adalah aske mabel jadi mohon waktu ini tim sudah diberangkatkan hari ini dan mereka akan bergerak terus sampai dengan kita memastikan kelompok mana yang melakukan, itu yang kita masih selidiki jangan sampai dia tidak ada di situ tetapi ada kelompok-kelompok lain yang memanfaatkan masuk dan melakukan kekerasan bersenjata di wilayah yalimo, ” terang Kapolda.
Ditambahkan saat ini kedua korban sudah lakukan dievakuasi dari lokasi kejadian oleh Kepolisian dan sementara berada di rumah sakit setempat.( Redaksi)













