Menu

Mode Gelap
Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Tuai Dukungan Tokoh Agama Papua Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz-2026 di Sinak Hadirkan Rasa Aman dan Kedekatan dengan Warga Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz-2026 di Sinak Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz Sambangi Pedagang dan Tukang Ojek di Mulia Kondisi Kamtibmas Kondusif, Aktivitas Masyarakat di Pasar Sentral Mulia Berjalan Lancar Kontroversi Film Pesta Babi, Paulus Waterpauw : Membangun Papua Harus Dialog Dengan Hati

HUKRIM

Keluarga Korban Tindak Kekerasan Seksual Apresiasi Kepolisian

badge-check


					Keluarga Korban Tindak Kekerasan Seksual Apresiasi Kepolisian Perbesar

BIAK iNFOPAPUA. ID,- Keluarga korban tindak kekerasan asusila yang diduga melibatkan nama Harry Ario Naap, calon Bupati Kabupaten Biak Numfor, menyatakan rasa puas atas langkah Kepolisian yang berhasil menangkap tersangka. Penangkapan ini dilakukan oleh Polda Papua pada kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur berinisial RR.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolri yang telah merespons laporan terkait dugaan tindak asusila terhadap anak kami,” ujar Maxi Rumgevur, perwakilan keluarga korban, dalam keterangannya pada Jumat (22/11).


Rumgevur menegaskan bahwa tindak asusila adalah perbuatan tercela, apalagi jika pelakunya merupakan figur publik yang memiliki pengaruh di masyarakat.


“Apa yang dialami korban adalah bentuk kekerasan dan penyimpangan. Kami keluarga menilai tindakan seperti itu sangat tidak pantas, terlebih dilakukan oleh seseorang yang menjadi panutan bagi banyak orang,” tegasnya.


Ia juga membantah anggapan bahwa penangkapan ini bermuatan politis terkait momen Pilkada. Menurutnya, proses hukum harus berjalan tanpa memandang waktu atau jabatan seseorang.


“Terlepas dari momen Pilkada atau tidak, penegakan hukum tetap harus dilakukan. Jadi, jangan dikaitkan dengan kepentingan tertentu,” tambah Rumgevur.


Sebelumnya, Harry Ario Naap ditangkap oleh Polda Papua atas dugaan tindak asusila terhadap korban berinisial RR. Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat posisi tersangka sebagai calon kepala daerah yang seharusnya menjaga integritas moral di hadapan masyarakat.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kondisi Kamtibmas Kondusif, Aktivitas Masyarakat di Pasar Sentral Mulia Berjalan Lancar

23 Mei 2026 - 17:24 WIB

Pembunuhan Pendulang Emas di Awimbon, Petugas Gabungan Fokus Evakuasi Korban dan Pengejaran Pelaku

22 Mei 2026 - 18:54 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

21 Mei 2026 - 08:19 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Berhasil Tangkap Wadan Yon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo, Amunisi dan Senjata Tajam Diamankan

21 Mei 2026 - 08:17 WIB

Satgas Damai Cartenz Hadir di Tengah Warga Muara Puncak Jaya Lewat Patroli Jalan Kaki

19 Mei 2026 - 19:10 WIB

Trending di HUKRIM