Menu

Mode Gelap
Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari Sambangi Warga di Sinak, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Berikan Pelayanan Kesehatan Tokoh Pemuda Papua Ingatkan Generasi Muda Tak Mudah Terprovokasi Informasi Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029 Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian Patroli Humanis di Kali Samabuasa, Satgas Damai Cartenz Dekatkan Diri dengan Warga Lewat Dialog dan Hasil Bum

HUKRIM

Tokoh Intelektual dan Pemuda Desak Egianus Kogoya Lepas Pilot Susi Air

badge-check


					Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens saat disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya. [Foto: istimewa] Perbesar

Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens saat disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya. [Foto: istimewa]

TIMIKA, INFOPAPUA.ID – Tokoh Intelektual dan Pemuda Mimika mendesak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya untuk membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Marhtens.

“Pilot harus dikembalikan. Berharap ke pak Egianus harus balikkan, percuma tahan di hutan tidak ada artinya, kita berharap bisa dikembalikan,” kata Tokoh Intelektual Mimika, Yonias Kula kepada wartawan di Timika, Selasa (7/3).

Yonias berharap pemerintah bisa bernegosiasi dengan baik dengan Egianus Kogoya. “ Egianus bukan siapa-siapa. Pihaknya bisa membantu untuk berkomunikasi agar KKB melepaskan Kapten Philip,” ucapnya.

Menurutnya, aksi kekerasan yang dilakukan KKB berdampak kepada aktivitas masyarakat yang ada di Kabupaten Nduga, Puncak dan Intan Jaya.

“Masyarakat yang ada di Kabupaten Nduga, Puncak dan Intan Jaya tidak bisa beraktivitas, karena permasalahan ini, mereka saat ini mengungsi ke Mimika, Nabire dan Jayapura,” ungkapnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda  Mimika, Agustinus Anggaiba menilai cara-cara Egianus Kogoya dengan menyandera pilot tidak dibenarkan. Ia meminta aparat melakukan negosiasi dengan melibatkan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh pemuda, sehingga tidak ada korban baik dari TNI-Polri maupun sipil.

“Tentu ini pilot orang sipil ini tidak wajar, apa yang akan didapatkan kalau ditahan, kami akan sampaikan tentu jika dilibatkan, pilot pengaruhnya di mana? pilot ini bukan warga negara Indonesia, warga Selandia Baru tidak ada dampak positif,” kata dia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian

26 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Cek Kondisi Personel dan Tekankan Kewaspadaan

25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Ketua Barisan Merah Putih Papua Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Penyanderaan

24 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

24 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

23 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Trending di HUKRIM