Menu

Mode Gelap
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura Satgas Operasi Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Distrik Sinak untuk Jaga Kondusivitas Wilayah Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis Tegas dan Terukur, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Kembali Menangkap dan Melumpuhkan Anggota KKB di Yahukimo Tokoh Papua Nilai Program Kemanusiaan Satgas Damai Cartenz Perkuat Kepercayaan Masyarakat Bukan Cuma Angkat Senjata, Peran Ganda Satgas Damai Cartenz 2026 Dipuji Tokoh Papua

KEBUDAYAAN

Tekad Sohilait Satukan Warga Maluku Se -Tanah Papua

badge-check


					Ketua Ikemal Papua dan Papua Barat, Christian Sohilait saat diwawancari usai proses pemilihan di Jayapura, Jumat (2/19/2021)/Foto-redaksi. Perbesar

Ketua Ikemal Papua dan Papua Barat, Christian Sohilait saat diwawancari usai proses pemilihan di Jayapura, Jumat (2/19/2021)/Foto-redaksi.

JAYAPURA IP ,- Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) di tanah Papua dalam musyawarah pusat  ke III Ikemal pusat di tanah Papua,  Christian Sohilait  bertekad untuk menyatukan seluruh warga Maluku yang ada di Papua dan Papua Barat.

Christian Sohilait terpilih mengantikan Ellia Loupatty sebagai ketua Umum Ikemal periode sebelumnya. Christian Sohilait akan menjabat ketua Ikemal hingga 2026 mendatang.

“Kita melakukan pendataan terhadap seluruh warga, Ikemal di Papua ini terdiri dari, Maluku Tenggah, Maluku Tenggara dan  Kepulauan Tanimbar, meskipun sekarang di Maluku ada sejumlah kabupaten baru tetapi semua terangkum dalam tiga wilayah besar ini,” ujar Sohilait usai Muspus Ikemal di Hotel Horison Kotaraja, Jumat  (19/2/2021).

Sohilait mengatakan Ikemal merupakan organisasi kemasyarakatan, sehingga  80 persen program naninya  adalah adalah program kemasyarakatan. “Hal pertama yang akan kita lakukan adalah, konsulidasi ke semua kabupaten kota, yang belum atau sudah selesai masa jabatan di Papua dan Papua Barat,” kata Sohilait

Sebagai Ketua Ikemal yang baru Sohilait  akan bergerak untuk menyentuh seluruh masyarakat Maluku yang ada di Papua dan Papua Barat. “Intinya bahwa, ketika ada masyarakat Maluku yang tidak tersentuh, maka ini saatnya untuk mereka,” tandas Sohilait.

Menurut Sohilait, kedatangan warga Maluku ke Papua sejak jaman dulu, adalah sebagai pendidik, kesehatan  maupun hamba Tuhan, sehingga antara Maluku dan Papua memiliki kedekatan emosional yang harus tetap dijaga hingga masa mendatang

“Orang-orang tua kita dulu datang ke Papua menjadi guru, hamba Tuhan, tenaga kesehatan, karena itu membuat kita ada ikatan emosional yang harus dijaga,” pungkas Sohilait. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brigpol Ita Kunjungi Sanggar Ameldi, Menjaga Warisan Batik Papua

1 Maret 2025 - 22:21 WIB

PKK Papua Barat Sukses Laksanakan Festival Band, SMA 1 Manokwari dan Lavens Band Sabet Juara I

12 Agustus 2023 - 00:20 WIB

HPN Pattimura ke-206 di Papua Digelar Lebih Meriah, Ada Lomba Vokal Grup

18 Maret 2023 - 18:56 WIB

Dinas PUPR Mulai Benahi Lokasi Wisata Alam Gunung Meja

28 Juli 2022 - 17:13 WIB

Peserta Konfrensi XI Gereja KINGMI Diimbau Agar Swab Antigen dan Vaksin

8 Juli 2021 - 04:59 WIB

Trending di KEBUDAYAAN