SIDUARJO iNFOPAPUA.ID Persipura Jayapura tak ingin kehilangan momentum saat menghadapi RANS Nusantara FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 Grup B. Mutiara Hitam membidik kemenangan demi mengamankan tiga poin pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (9/10/2026), pukul 15.30 WIB.
Namun, ambisi Persipura tidak datang tanpa tantangan. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu harus menghadapi RANS Nusantara dengan sejumlah pemain yang belum bisa diturunkan. Ruben Sanadi, Ramai Rumakiek, dan Lazarus Sinim dipastikan absen, dengan Lazarus harus menjalani hukuman setelah menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Kondisi tersebut menjadi ujian tersendiri bagi pelatih kepala Regi Aditya dalam meracik komposisi terbaik. Di tengah keterbatasan pemain, Persipura dituntut tetap tampil solid, menjaga keseimbangan permainan, dan memaksimalkan setiap peluang untuk meraih hasil maksimal.
Meski demikian, Regi menegaskan bahwa persiapan tim berjalan positif. Kebersamaan yang terbangun selama sesi latihan sejak Senin menjadi modal penting bagi Persipura untuk menghadapi tantangan RANS Nusantara.
Dalam konferensi pers prapertandingan, Regi bersama perwakilan pemain, Bima Ragil, menyampaikan bahwa tim telah mematangkan sejumlah skenario permainan, termasuk strategi untuk menghadapi kolektivitas lawan dalam situasi menyerang maupun bertahan.
“Atmosfer tim sangat baik. Ada kebersamaan yang luar biasa selama beberapa hari latihan. Kami berharap taktikal yang sudah dilakukan bisa diaplikasikan bersama-sama di lapangan,” ujar Regi.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Persipura tidak sekadar mengandalkan nama besar dan pengalaman. Tim pelatih berupaya memastikan setiap pemain memahami perannya, terutama ketika beberapa pemain penting harus absen.
Regi juga menegaskan bahwa RANS Nusantara tetap menjadi lawan yang harus diwaspadai. Persipura telah menyiapkan pendekatan khusus dengan menyimulasikan berbagai kemungkinan permainan agar mampu merespons strategi lawan sepanjang pertandingan.
“Kami sudah mempersiapkan secara khusus dan mensimulasikan beberapa skenario dalam beberapa hari terakhir. Kami akan mencoba merespons game plan RANS besok,” katanya.
Bagi Persipura, laga ini bukan hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi juga membuktikan kesiapan tim menghadapi situasi sulit. Ketika pilihan pemain berkurang, kemampuan menjaga organisasi permainan, disiplin taktik, dan kekompakan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.
Regi turut menyoroti pentingnya kompetisi sebagai ruang bagi para pemain untuk berkembang dan mendapatkan menit bermain. Ia memastikan pemain yang selama ini belum banyak memperoleh kesempatan akan memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan serta memberikan kontribusi bagi tim.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para pemain pelapis untuk membuktikan bahwa Persipura memiliki kedalaman skuad yang mampu diandalkan dalam berbagai situasi.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Mutiara Hitam menerjemahkan persiapan selama latihan ke dalam permainan di lapangan. Persipura membutuhkan kerja sama yang solid, efektivitas di depan gawang, dan konsistensi sepanjang laga jika ingin melewati hadangan RANS Nusantara.
Targetnya jelas: tiga poin. Namun, untuk mewujudkannya, Persipura harus membuktikan bahwa absennya sejumlah pemain bukan penghalang untuk tetap bersaing dan menjaga ambisi di Pegadaian Championship 2026/2027.(**)



















