*Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Jayapura Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Doyo Baru – Dalam upaya memperkuat kemitraan strategis dengan media massa sekaligus mewujudkan keterbukaan informasi kepada masyarakat, Polres Jayapura menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Insan Pers yang berlangsung di Obhe Reay May Polres Jayapura, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. tersebut dihadiri para pejabat utama Polres Jayapura, di antaranya Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, Kasat Resnarkoba AKP Bima Nugraha Putra, Kasat Intelkam IPTU Bambang Prasetyo, Kasie Humas AKP Priyono, para perwira jajaran, personel Polres Jayapura, serta sekitar 18 insan pers dari berbagai media di Kabupaten Jayapura.
Dalam sambutannya, Kapolres Jayapura menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat penting sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Menurutnya, keamanan tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta media sebagai penyambung informasi kepada publik.
“Media merupakan mitra strategis Polri. Melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif, masyarakat dapat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kapolres.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Satreskrim Polres Jayapura yang berhasil meraih penghargaan dalam pengungkapan kasus Curas, Curat, dan Curanmor (3C) pada pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz. Keberhasilan tersebut, menurutnya, menjadi bukti komitmen Polres Jayapura dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolres juga mengajak insan pers untuk terus mendukung terciptanya situasi yang kondusif melalui penyampaian informasi yang benar dan menyejukkan kepada masyarakat, khususnya menjelang rencana kegiatan pada 3 Agustus 2026.
Ia menegaskan bahwa Polres Jayapura telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara maksimal dengan melibatkan sekitar 600 personel gabungan TNI-Polri guna memastikan situasi keamanan di Kabupaten Jayapura tetap kondusif.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik. Kami juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jayapura serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan damai,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean memaparkan perkembangan penanganan sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik. Salah satunya adalah proses hukum terhadap kasus kerusuhan di Stadion Lukas Enembe yang hingga kini masih terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2026, jumlah tindak pidana yang tercatat di wilayah hukum Polres Jayapura mencapai sekitar 178 kasus, dengan berbagai upaya penegakan hukum yang terus dilakukan secara profesional.
Kasat Reskrim juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak. Berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat modus kejahatan yang memanfaatkan permainan daring seperti Roblox, Free Fire, dan PUBG sebagai media untuk memengaruhi maupun merekrut anak-anak melakukan tindakan melawan hukum.
“Kami mengimbau para orang tua agar membatasi dan mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak sehingga tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang memanfaatkan media digital untuk melakukan tindak kejahatan,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra memaparkan strategi penanganan tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Jayapura. Ia menjelaskan bahwa pendekatan Restorative Justice diterapkan secara selektif terhadap penyalah guna yang baru pertama kali menggunakan narkotika dengan barang bukti dalam batas ketentuan sesuai peraturan yang berlaku, melalui mekanisme rehabilitasi.
Selain itu, Satresnarkoba terus memperkuat pengawasan terhadap jalur-jalur peredaran narkotika yang kini semakin berkembang dengan berbagai modus baru, termasuk sistem penempatan barang di lokasi tertentu tanpa adanya pertemuan langsung antara pelaku.
Kasat Resnarkoba juga mengajak media untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda yang dinilai masih menjadi kelompok paling rentan.
Melalui kegiatan Coffee Morning ini, Polres Jayapura berharap sinergi bersama insan pers dapat terus terjalin semakin erat. Kemitraan yang baik antara Polri dan media diharapkan mampu menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jayapura.(**)













