Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI

Ekspor Papua Alami Penurunan

×

Ekspor Papua Alami Penurunan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA iNFOPAPUA.ID,- Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menunjukkan ekspor Papua pada November 2024 tercatat senilai US$4.792, 88 ribu atau turun 25,52 persen dibanding bulan sebelumnya yang senilai US$6.434, 70 ribu.

Sektor ekspor Papua kembali mencatat penurunan signifikan pada November 2024.

Example 300x600

Dilihat dari jenisnya ekspor Papua pada bulan ini berupa ekspor migas dan nonmigas.

Penurunan terbesar terjadi pada sektor kayu dan barang dari kayu, yang menyumbang lebih dari 90 persen total ekspor non-migas Papua.

Kondisi ini menjadi sorotan mengingat sektor kehutanan selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Papua.

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua, Paul menjelaskan, pada November 2024, ekspor dari Provinsi Papua berupa ekspor nonmigas senilai US$4790, 59 ribu dan Ekspor migas senilai US$2, 29 ribu.

“Ekspor nonmigas ini terdiri dari ekspor kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai US$4.384, 96 ribu dan ekspor nonmigas lainnya sebesar US$405,63 ribu,” jelasnya dalam jumpa persnya di Hotel FoX Jayapura, Senin (16/12/2024).

Ia menyebut, empat negara tujuan ekspor terbesar dari Papua, yaitu Australia senilai US$ 3.027,18 ribu, Korea Selatan senilai USS$ 938,72 ribu, Selandia baru senilai US$ 482,35 ribu, dan Papua Nugini senilai US$ 315,12 ribu.

Lanjut Paul, secara kumulatif, nilai ekspor golongan jatuh dan barang dari kayu mengalami penurunan sebesar 24,36 persen.

“Ekspor nonmigas lainnya turun sebesar 36,38 perseb, dan ekspor migas naik senilai US$0,04 persen,” tutupnya. **

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *