Menu

Mode Gelap
Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Komitmen Kapolda Papua Tengah Cetak Generasi Berprestasi, Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Siap Digelar Operasi Damai Cartenz Pastikan Personel Tetap Prima untuk Layani Masyarakat di Yahukimo Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo Pertamina Patra Niaga dan PMI Kota Jayapura Jalin Kerja Sama Penguatan Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura Ramah Kelompok Rentan HIV-TB

POLITIK

Jika Menangi Pilkada, IMANI Prioritaskan Anak Asli Supiori Jadi PNS

badge-check


					Calon Bupati Supiori, Yan Imbab dan Calon Wakil Bupati Supiori, Nichodemus Ronsumbre dan Tim Koalisi ketika foto usai kampanye di Kampung Maryaidori, Supiori Selatan, Supiori, Kamis (26/11)/Foto-Ist. Perbesar

Calon Bupati Supiori, Yan Imbab dan Calon Wakil Bupati Supiori, Nichodemus Ronsumbre dan Tim Koalisi ketika foto usai kampanye di Kampung Maryaidori, Supiori Selatan, Supiori, Kamis (26/11)/Foto-Ist.

SUPIORI IP, – Minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Supiori terhadap penerimaan Calon Pegawai Negeri (CPNS) setiap formasi, membuat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Supiori periode 2020-2025, Drs Yan Imbab dan Nichodemus Ronsumbre memastikan jika ada formasi CPNS di Kabupaten Supiori, maka Orang Asli Supiori bakal menjadi prioritas.

“Kedepan jika IMANI menang, penerimaan CPNS jika ada formasi penerimaan, maka 100 persen diprioritaskan untuk Orang Asli Supiori,”ungkap Calon Bupati Yan Imbab dalam orasi dihadapan masa pendukung di Kampung Fanindi,Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Kamis (26/11).

Komitmen ini bukan tanpa alasan, mengingat dalam setiap pertemuan atau blusukan yang dilakukan oleh kedua paslon, dengan turun langsung di masyarakat, muncul masukan-masukan tentang minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap anak-anak Supiori.

“Tentu kita punya alasan untuk bagaimana mendorong hal ini juga agar kedepan, yang mendapat perhatian adalah anak-anak Supiori,”bebernya.
Menurut Yanim, pihaknya banyak mendapat keluhan tentang anak-anak Supiori yang tidak terakomdir dalam penerimaan CPNS formasi tahun lalu.
“Nanti kita hitung kisaran jumlah pegawai, dan juga kebutuhan pegawai yan akan diterima, sehingga kita bisa akomodir anak-anak Supiori dalam penerimaan,”imbuhnya.

Meski begitu, Yanim tidak menampik bahwa untuk beberapa formasi seperti dokter spesialis, dan tenaga teknisnya tetapi diberikan kesempatan, tetapi dalam jumlah yang terbatas.”Jika memang anak-anak kita ada yang bisa mengisi formasi, maka itu lebih baik, sehingga harapan semua anak-anak Supiori yang ikut tes bisa tercapai,”bebernya.

Dikatakan, analisis fiskal bakal dilakukan, agar komposisi belanja aparatur tidak melebihi anggaran belanja publik. Dia berujar, perekrutan CPNS akan dilakukan berdasarkan kebijakan zero to negative growth.

Tentu lanjut Yanim, pihaknya akan akan menganalisis kebutuhan restrukturisasi daerah dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 tentang Perangkat Daerah. Hal ini diharapkan dapat menjawab kerinduan anak-anak Supiori yang ingin menjadi ASN. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua BMP Papua: Kedaulatan Rakyat Ada di Tangan Rakyat, Pilkada Harus Langsung!

17 Januari 2026 - 15:19 WIB

Terkait Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan, Pakar Politik Nilai Adanya Disharmoni

31 Oktober 2025 - 11:51 WIB

Momen Harmonis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Mimika

29 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Kita Jaga Sitkamtibmas, Pemerintahan Provinsi Papua Baru Berjalan

24 Oktober 2025 - 16:24 WIB

Pernyataan Lengkap BTM-CK Terkait Kekalahan di Pilgub Papua

17 Oktober 2025 - 21:46 WIB

Trending di BERITA UTAMA