Menu

Mode Gelap
Pemuda Kampung Wonorejo Keerom Deklarasikan Bebas Narkoba, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkotika Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Sinak, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat Puncak Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap Kisah Cinta Berakhir Tragis di Kamar Kos, Polisi Dalami Motif Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz di Talilime, Perkuat Kepercayaan dan Rasa Aman Warga Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua

PERISTIWA

Paulus Waterpauw Ternyata Telah Bermarga Awi, Ketua LMA George Awi Ungkap Kisahnya

badge-check


					Paulus Waterpauw Ternyata Telah Bermarga Awi, Ketua LMA George Awi Ungkap Kisahnya Perbesar

JAYAPURA iNFOPAPUA.ID ,- Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw diantar oleh Ketua LMA Port Numbay, George Awi masuk ke rumah besar Dewan Adat Papua.


Berita Papua, Jayapura — Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay mengungkap, bahwa ternyata Paulus Waterpauw sudah disematkan marga Awi sejak menjabat sebagai Kapolresta Jayapura Kota.

“Tahun 2006 angkat kami punya adik ini sebagai anak Nafri dan beliau turut pakai marga Awi, Paulus Waterpauw Awi,” ungkap George Awi dalam sambutannya di rumah besar Dewan Adat Papua di Jayapura, Sabtu (22/6/24).

Ketua LMA menjelaskan, mengapa sebelum diantar masuk ke rumah besar Dewan Adat Papua Paulus Waterpauw terlebih dahulu mampir ke rumahnya.
Mungkin bapak ibu bertanya-tanya mengapa Ondoafi harus mendampingi Waterpauw. Ade jenderal ini jadi Kapolresta di Jayapura tahun 2006 pertama masuk di kampung Nafri,” bebernya.

Sebab menurutnya, padahal saat itu kampung Nafri menjadi rawan konflik namun ia mengaku heran atas keberanian Paulus Waterpauw saat itu.

“Saya tidak tahu kenapa saya punya adik jadi Kapolresta masuk pertama di kampung Nafri. Itu saya jadi heran,” tukasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa Paulus Waterpauw merupakan satu-satunya Kapolresta yang menyatu dengan warga kampung Nafri.

“Jadi beliau datang bukan sebagai Polisi lagi tapi datang duduk cerita sebagai adik dan kakak. Itu ciri-ciri anak adat. Dan beliau menyerap aspirasi dari anak-anak itu dan beliaulah satu-satunya Kapolresta yang menjinakkan orang Nafri,” ujarnya.

Sehingga kata dia, desakan dari warga maka Paulus Waterpauw diangkat jadi anak Nafri menggunakan marga Awi.

“Desakan dari anak-anak Kita harus angkat Paulus Waterpauw menjadi anak Nafri sejak saat itu beliau menjadi anak Nafri dan pakai Vam Awi,” tegasnya.

Menurutnya, jika anak adat sudah datang di rumah menandakan bahwa anak tersebut bakal disambut para leluhur.

“Menurut kepercayaan kami kalau anak sudah datang di rumah kami punya moyang-moyang juga sambut. Saya Ondoafi jadi saya bicara sama moyang bahwa anak ini sudah masuk di rumah,” katanya.

“Jadi bapak ibu jangan berpikir bahwa beliau baru jadi Kapolda jadi kitong angkat-angkat, Trada (tidak). Dia datang dengan pangkat 2 melati. Dan Paulus Waterpauw punya ulang tahun dia bikin di kampung Nafri,” pungkasnya.

Diketahui, Paulus Waterpauw maju sebagai kandidat kuat gubernur Papua pada Pemilu kepala daerah di November 2024 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proses Evakuasi Speed Boat dan Satu Penumpangnya Telah Selesai, Operasi SAR Diusulkan Tutup

7 Juni 2026 - 08:13 WIB

Speed Boat 85 PK Bermuatan Buah Apel dari Timika tujuan Asmat Hilang Kontak

5 Juni 2026 - 23:50 WIB

Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Jaga Stabilitas Keamanan Kota Dekai, Yahukimo

2 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Pererat Hubungan dengan Warga di Pasar Baru Sugapa, Intan Jaya

16 September 2025 - 15:39 WIB

Sarmi Diguncang Gempa Magnitudo Terasa Hingga Jayapura

13 Agustus 2025 - 08:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA