Menu

Mode Gelap
Kisah Cinta Berakhir Tragis di Kamar Kos, Polisi Dalami Motif Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz di Talilime, Perkuat Kepercayaan dan Rasa Aman Warga Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak

KESEHATAN

Aksi Sigap Dokter TNI Tolong Warga Yang Terluka di Perbatasan Papua

badge-check


					Aksi Sigap Dokter TNI Tolong Warga Yang Terluka di Perbatasan Papua Perbesar

KEEROM IP, – Dokter Satgas Yonif Mekanis 512/QY Lettu Ckm dr. M. Effendy Nugraha Hasibuan memberikan pengobatan kepada Yere Kogoya (45) salah satu masyarakat Kampung Wambes, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom yang mengalami luka robek sepanjang ± 12 Cm pada lutut kaki kiri karena di serang oleh babi ketika sedang berburu di hutan sekitar Kampung Wambes.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dansatgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat di Pos Kotis Kampung PIR IV Distrik Manem. Minggu (28/03)

“Setelah Dokter mendapat informasi bahwa ada masyarakat yang terluka akibat diserang babi hutan, Dokter bersama dengan tim kesehatan dari Pos Kotis dengan mengendarai ambulance segera berangkat ke Pos Wambes untuk memberikan pertolongan kepada korban” Terang Dansatgas.

“Ketika melihat luka pada lutut korban Dokter kemudian segera melakukan tindakan untuk menghentikan perdarahan dan membersihkan luka tersebut, setelah bersih kemudian Dokter menjahit luka tersebut dengan 12 jahitan” imbuhnya.

Setelah selesai menjahit luka, Dokter memberikan beberapa suntikan antibiotik agar luka tersebut tidak infeksi. Selain itu, Dokter juga melakukan observasi setelah tindakan pengobatan dilakukan untuk memastikan perdarahan berhenti sepenuhnya.

Sebelum korban pulang, Dokter berpesan agar memakan makanan tinggi protein, beristirahat yang cukup dan meminum obat yang sudah diberikan. Dokter juga menyampaikan kepada Korban agar 5 hari lagi datang kembali ke Pos Wambes untuk mendapat bantuan perawatan luka dan penggantian perban.

Elizabet Akbar (43) Kepala Distrik Arso Timur yang ikut mengantarkan Korban ke Pos, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Dokter Satgas yang dengan sigap memberikan pertolongan dimana di daerah tersebut tidak terdapat fasilitas kesehatan yang dapat memberikan pertolongan, jarak ke rumah sakit terdekat sangat jauh.

“Dengan adanya Pos TNI di wilayah ini masyarakat merasa terbantu sekali dan senang karena anggota TNI memiliki kepedulian serta respon yang cepat
ketika masyarakat membutuhkan bantuan pengobatan. Dokter yang dengar ada orang digigit babi liar langsung datang dari Pir IV kesini, kami semua salut sama anggota Pos yang sudah mau bantu kita. Lihat kaki Yere keluar darah banyak sekali, awalnya kami semua bingung tidak tau mau dibawa kemana tapi karena kita sering lihat anggota Pos obati masyarakat di Kampung, kita langsung saja bawa ke Pos untuk minta bantuan.” ucap Elizabet.

“Sekali lagi terima kasih sama Dokter karena sudah cepat obati Yere, kita semua sangat terbantu dengan adanya Pos disini, semoga Tuhan membalas kebaikan Dokter” imbuhnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua: RSUP Jayapura Jadi Contoh Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua

9 Juni 2026 - 16:34 WIB

RSUP Jayapura dan Laboratorium Medis CITO Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Papua

4 Juni 2026 - 17:06 WIB

RSUP Jayapura dan PT Taspen Perkuat Kerja Sama Pelayanan Kesehatan bagi ASN di Papua

4 Juni 2026 - 17:03 WIB

RSUP Jayapura Terus Berupaya Transformasi Layanan Kesehatan

29 Mei 2026 - 17:27 WIB

Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

8 Mei 2026 - 21:46 WIB

Trending di KESEHATAN