Menu

Mode Gelap
Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Jadi Ruang Dialog dengan Warga di Puncak Jaya Diduga memiliki keterkaitan dengan KKB, Seorang Pria Diamankan Satgas Damai Cartenz di Intan Jaya Tokoh Pemuda Papua Kecam Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo dan Mendukung Langkah Penegakan Hukum Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Oksibil Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat dan Jaga Situasi Tetap Kondusif Patroli Dialogis dan Layanan Kesehatan Warnai Kegiatan Satgas Ops Damai Cartenz-2026 di Distrik Sinak Satgas Damai Cartenz Tangani Insiden di Yahukimo, Satu Personel Gugur Saat Bertugas

BERITA UTAMA

Masyarakat Batak Di Papua, Akan Polisikan Ambroncius Nababan

badge-check


					Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Papua saat menggelar pres konfrens di Jayapura, Senin 25 Desember 2021/Foto-Ist. Perbesar

Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Papua saat menggelar pres konfrens di Jayapura, Senin 25 Desember 2021/Foto-Ist.

JAYAPURA IP , – Tindakan rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan terhadap aktivis Papua, Natalis Pigay di media sosial membuat kemarahan masyarakat Batak di Provinsi Papua.

Kemarahan itu diluapkan masyarakat Batak dengan berencana memposisikan Ambroncius Nababan ke Polda Papua, agar yang bersangkutan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam press reales Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Papua mengungkapkan, pengurus KMB Papua dengan ini menyikapi konten pernyataan dari saudara Ambroncius Nababan yang berbau rasis terhadap Natalius Pigay, yang diekspos melalui media sosial pada tanggal 12 Januari 2021. Berikut isi pernyataan yang ditandangani Ketua KMB Papua, Kenan Sipayung, SP., M.Si :

Pertama, bahwa kami Masyarakat Batak di Provinsi Papua mengecam atau mengutuk keras pernyataan Ambroncius Nababan.

Kedua, bahwa Kerukunan Masyarakat Batak Provinsi Papua meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas serta memprosesnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketiga, bahwa pernyataan Ambroncius Nababan adalah pernyataan pribadi, sehingga tidak mewakili masyarakat Batak di Tanah Papua.

“Perbuatan saudara Ambroncius Nababan telah merusak citra masyarakat Batak di Indonesia, khususnya di Tanah Papua. Apalagi pernyataannya bisa membuat salah paham antara suku Batak dan suku-suku lain yang ada di Tanah Papua,” ungkap Kenan.

Tidak hanya mengeluarkan pernyataan sikap, tokoh masyarakat Batak di Tanah Papua, Makmur Nababan didampingi Ketua Ikatan Pemuda Batak (IPBP), Jee Somosir hari ini berencana mendatangi Polda Papua, untuk membuat laporan polisi terkait dugaan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Ambroncius Nababan.

“Hari ini rencananya kami akan mengadukan perbuatan Ambroncius Nababan ke Polda Papua,” ungkap Makmur Nababan.

Menurutnya, apa yang dilakukan Ambroncius Nababan adalah perbuatan yang melawan hukum, bahkan sangat meresahkan masyarakat yang Batak yang hidup berdampingan dengan masyarakat dari berbagai suku yang ada di Papua.

“Kami harapkan aparat penegak hukum, segera menindak tegas saudara Amborincius Nababan, apalagi perbuatannya bersifat merusak ketentraman antar seluruh paguyuban yang ada di tanah Papua, terlebih kami selaku masyarakat Batak,” tegasnya.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Tangani Insiden di Yahukimo, Satu Personel Gugur Saat Bertugas

22 Juli 2026 - 07:57 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Laksanakan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senpi Diamankan*

18 Juli 2026 - 10:35 WIB

Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira

16 Juli 2026 - 10:42 WIB

Owen Rahadiyan Mundur Sebagai Manager Persipura

15 Juli 2026 - 06:49 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di BERITA UTAMA