SIDOARJO iNFOPAPUA. ID – Persipura Jayapura melakukan perombakan pada jajaran tim kepelatihan untuk menghadapi lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Perubahan tersebut dilakukan setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh menyusul hasil yang belum sesuai harapan dalam dua pertandingan terakhir.
Manajer Persipura, Eveline Sanita Injaya, mengambil keputusan untuk melakukan penyegaran di sejumlah posisi penting dalam struktur kepelatihan.
Perubahan mencakup posisi pelatih kepala, pelatih fisik, dan analis tim, serta penambahan personel pada posisi asisten pelatih.
Pada posisi pelatih kepala, Coach Regi Aditya dipercaya menggantikan Coach Andri Ramawi. Sementara posisi pelatih fisik kini ditempati Coach Abdullah Sapei, menggantikan Coach Nur Cholis Majid.
Perubahan juga terjadi pada posisi analis tim. Ronald Innova ditunjuk menggantikan Noor Arif Budiman.
Selain itu, manajemen menambah kekuatan di sektor kepelatihan dengan memasukkan Coach Dadan Sukmana sebagai bagian dari jajaran asisten pelatih.
Keputusan tersebut disampaikan langsung Eveline Sanita Injaya dalam sesi manajer meeting bersama seluruh pemain Persipura, Rabu (23/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, manajer tim menyampaikan hasil evaluasi manajemen sekaligus memberikan arahan kepada pemain mengenai langkah yang harus dilakukan Persipura dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Menariknya, sejumlah nama yang kembali dipercaya menangani Persipura bukan sosok asing bagi tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Regi Aditya, Dadan Sukmana, dan Ronald Innova sebelumnya pernah menjadi bagian dari Persipura pada musim lalu.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting karena ketiganya sudah mengenal lingkungan klub, karakter pemain, serta dinamika yang ada di dalam tim.
Manajemen berharap kehadiran kembali ketiga sosok tersebut dapat mempercepat proses adaptasi dan membantu Persipura melakukan pembenahan di tengah perjalanan kompetisi.
Perombakan ini sekaligus menjadi babak baru bagi Persipura.
Setelah hasil dua laga terakhir menjadi bahan evaluasi, perubahan di sektor kepelatihan kini diharapkan mampu membawa tim segera menemukan kembali konsistensi permainan dan meraih hasil yang lebih baik pada laga-laga berikutnya.
Mutiara Hitam kini memasuki fase baru. Perubahan sudah dilakukan, tantangan berikutnya adalah membuktikannya di lapangan.(**)



















