Menu

Mode Gelap
FKDK BPDSI Audiensi dengan Ketua OJK Bahas Regulasi hingga Penguatan BPD Wakil Kepala BGN dan Wakil Menteri Dalam Negeri Tinjau Penanganan Pasien Keracunan MBG di RSUP Jayapura Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat Patroli Humanis Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Puncak Jaya Pererat Kedekatan dengan Masyarakat RSUP Jayapura Berikan Penanganan Medis kepada Delapan Pasien Asal Distrik Depapre

RAGAM

Irjen Kemenag Tinjau MIN Keerom, Wakil Bupati Keerom Sambut dan Menyertai Kunjungan

badge-check


					Irjen Kemenag Tinjau MIN Keerom, Wakil Bupati Keerom Sambut dan Menyertai Kunjungan Perbesar

KEEROM iNFOPAPUA.ID, — Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Irjen Kemenag) RI, Faisal Ali Hasyim, melakukan kunjungan kerja ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Keerom, Papua, pada Senin (14/4/2025). Kunjungan ini didampingi oleh Wakil Bupati Keerom, Daud, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua Klemens Taran, Kabid Pendidikan Islam Hamzah, Kabid Bimas Katolik Fransiscus X. Lesomar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Keerom Yohanes Nahak, serta Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Keerom, Richard Gemenase.

Wakil Bupati Keerom, yang sebelumnya merupakan Kepala MAN Keerom, menyambut kedatangan Irjen Faisal dengan penuh antusiasme. Dalam sambutannya, Wakil Bupati memaparkan perjalanan panjangnya di dunia pendidikan, mulai dari tugas pertama di MIN Keerom hingga mendirikan berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut.

“Saya diberi amanah oleh Kementerian Agama sejak 1997. Sejak saat itu, saya telah berperan dalam berbagai pengembangan pendidikan di daerah ini, termasuk pendirian Madrasah Aliyah Negeri dan Pondok Pesantren di wilayah ini,” ujar Daud dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan harapan agar MIN Keerom bisa terus berkembang dan mendapatkan perhatian lebih, khususnya dalam hal sarana dan prasarana yang mendukung proses pendidikan.

Irjen Faisal, dalam kunjungannya, mengapresiasi semangat para pendidik di MIN Keerom, tetapi ia juga menyoroti berbagai permasalahan yang harus segera diselesaikan. Ia mencatat keterbatasan sarana yang masih menjadi masalah utama, seperti ruang kelas, dan perlunya dukungan anggaran yang memadai.

“Saya melihat langsung kondisi MIN Keerom ini. Ada banyak hal yang perlu perhatian, seperti ruang kelas yang terbatas, sarana prasarana yang belum memadai, serta keterbatasan anggaran yang menghambat perkembangan sekolah. Semua ini harus menjadi fokus kita bersama,” ucapnya.

Irjen Faisal juga menekankan perlunya perhatian lebih terhadap keberlanjutan pembangunan pendidikan di wilayah Papua, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Ia berharap kerjasama antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif dalam pendidikan.

“Kami ingin agar pendidikan di MIN Keerom dapat berkembang lebih baik. Semua pihak harus bekerjasama agar masalah yang ada dapat segera diatasi. Pendidikan adalah kunci utama untuk membangun masa depan anak-anak Papua,” tegas Faisal.

Selain itu, Faisal juga memberikan apresiasi kepada Kepala MIN Keerom dan para guru yang telah berjuang keras dalam memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa meskipun dengan keterbatasan yang ada. Ia juga berharap agar kedepannya MIN Keerom dapat menjadi contoh pendidikan yang berkarakter dan unggul di Papua.

“MIN Keerom sudah menunjukkan semangat dan tekad luar biasa dalam mendidik anak-anak. Jika dukungan sarana dan prasarana ditingkatkan, saya yakin MIN Keerom bisa melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang hebat,” ujarnya.

Sebelum menutup arahan, Irjen Faisal meminta agar pihak sekolah menyusun profil lengkap MIN Keerom dan berbagai kegiatan yang ada, sehingga dapat dipublikasikan untuk menarik perhatian para pemangku kebijakan dan donatur yang dapat membantu mendukung pengembangan pendidikan di wilayah tersebut.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, ada perhatian lebih dari pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pendidikan di daerah 3T. Saya yakin dengan kerjasama yang baik, kita bisa mendorong perubahan yang positif,” tutup Faisal. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

7 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Patroli Humanis Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Puncak Jaya Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

6 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

4 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Patroli Dialogis Ops Damai Cartenz Warnai Aktivitas Warga di Distrik Sinak

2 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Langkah Kecil, Rasa Aman yang Besar: Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz Hangatkan Kenyam

1 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Trending di RAGAM