Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

RAGAM

Jembatan Rindu di Udara: Dukungan Keluarga untuk Personel Ops Damai Cartenz-2025

badge-check


					Jembatan Rindu di Udara: Dukungan Keluarga untuk Personel Ops Damai Cartenz-2025 Perbesar

MIMIKA iNFOPAPUA.ID,-Langit senja di Pos Ops Damai Cartenz-2025 Sektor Timika tampak berpendar keemasan, seolah ikut menyaksikan pertemuan batin antara para personel yang bertugas dan keluarga mereka di kejauhan. Dalam keheningan yang hanya diisi suara alam, tangan-tangan yang terbiasa menggenggam senjata kini erat memegang gawai. Ada haru yang menyeruak di antara percakapan singkat yang terjalin melalui panggilan seluler, Kamis (6/2).

Di seberang sana, suara istri, anak, orang tua, atau saudara mengalun seperti alunan doa, menyusup ke hati mereka yang terbiasa tegar. Bharatu Gregorius Wake tak mampu menyembunyikan getar suaranya saat mendengar tawa kecil anaknya. Sementara Bripda Rama Akbar Janottama menatap nanar layar ponselnya, menyimpan rindu yang tak bisa segera dipeluk. Bripda I Gede Chandra Sentana Putra dan Bharaka Yenix Raweyai, S.H. pun merasakan hal yang sama: obrolan yang sederhana, namun sarat makna.

Bagi mereka, percakapan ini adalah pelepas dahaga emosional. Sejenak, mereka bukan lagi petugas keamanan yang harus selalu waspada, tetapi seorang ayah, anak, atau saudara yang mendamba kebersamaan. Tak ada pelukan, tetapi setiap kata yang diucapkan adalah penguat mental.

Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa, momen-momen seperti ini sangat dibutuhkan bagi para personel.

“Kami memastikan mereka tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga. Dukungan emosional ini adalah bagian dari daya juang mereka,” ujarnya.

Di tanah yang jauh dari rumah, mereka bertugas menjaga keamanan dan kedamaian. Namun, di balik seragam dan senjata, mereka tetaplah manusia yang merindukan kehangatan rumah. Jarak boleh memisahkan, tetapi suara dan doa yang mengalir lewat udara menjadi jembatan rindu yang tak pernah putus. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga

11 Juli 2026 - 15:46 WIB

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika

10 Juli 2026 - 18:22 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura

8 Juli 2026 - 18:04 WIB

Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

7 Juli 2026 - 17:25 WIB

Trending di RAGAM